Comscore Tracker

Pameran Virtual PDGI, Menkes: Banyak Teknologi yang Bisa Dimanfaatkan 

PB PDGI untuk pertama kalinya adakan pameran virtual

Jakarta, IDN Times - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) menyebut, banyak teknologi baru di dunia kedokteran gigi yang bisa dimanfaatkan, hasil dari pameran Indonesia Virtual Dental Expo (IVDEX), yang diselenggarakan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI).

Ia pun mengajak para dokter gigi untuk memanfaatkan teknologi dengan lebih aktif. Ada beberapa teknologi yang dipaparkan dalam IVDEX ini, yang nantinya dapat membantu pemeriksaan gigi secara lebih aman dan nyaman.

"Beberapa teknologi seperti telemedicine, internet of things, artificial intelligence, itu merupakan opportunity baru buat kita terapkan, sehingga tetap pelayanan gigi bisa kita lakukan tanpa meningkatkan risiko penularan dari para nakes gigi," ungkap Budi dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: Kasus COVID-19 di RI Akan Terus Naik, Menkes Minta Jokowi Tak Panik

1. PB PDGI pertama kalinya gelar IVDEX

Pameran Virtual PDGI, Menkes: Banyak Teknologi yang Bisa Dimanfaatkan Pameran Virtual PDGI (Dok. PB PDGI)

Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) untuk pertama kalinya menyelenggarakan IVDEX ini. Pameran virtual terintegrasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari 9-11 Februari 2021. IVDEX merupakan acara spesial dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-71 PDGI yang jatuh pada tanggal 22 Januari.

Meski baru pertama kali diadakan, IVDEX berhasil menarik minat peserta sejumlah 4.117 orang, terdiri dari 3.449 dokter gigi dan 668 mahasiswa fakultas kedokteran gigi. Partisipasi ini memecahkan rekor peserta dalam kegiatan-kegiatan PDGI sebelumnya, baik offline maupun online, yang biasanya diikuti oleh sekitar 1.500 peserta. 

Ketua Umum PB PDGI R.M. Sri Hananto Seno menyampaikan, IVDEX dilaksanakan sebagai inovasi di tengah pandemik. Ia pun berterima kasih kepada semua peserta yang antusias mengikuti pameran ini sejak hari pertama.

"Ini menunjukkan semangat yang tinggi, walau di masa pandemik tidak berhenti meningkatkan pengetahuan, menambah wawasan medis dan nonmedis, juga teknologi terbaru serta alat dan bahan di bidang kedokteran gigi. Luar biasa bisa lebih dari 4.000 peserta, padahal persiapan hanya dilakukan selama 2 bulan," jelas Seno.

2. Rangkaian acara dalam pameran virtual IVDEX

Pameran Virtual PDGI, Menkes: Banyak Teknologi yang Bisa Dimanfaatkan Pameran Virtual PDGI (Dok. PB PDGI)

Rangkaian acara pameran virtual IVDEX terdiri dari 3 webinar dengan Satuan Kredit Profesi (SKP) PB PDGI, 6 talk show yang diikuti 34 eksibitor. Eksibitor pameran terdiri dari 24 perusahaan dan 10 Fakultas Kedokteran Gigi.

Pameran dihadirkan dengan teknologi digital dengan tampilan booth 3 dimensi dan bisa berputar 360 derajat. Kemasan yang modern ini juga digabungkan dengan interaksi yang memudahkan peserta.

Hingga hari kedua penyelenggaraan, tercatat hampir 10.000 kunjungan ke booth-booth yang ada di pameran. Dalam sesi webinar dan talk show, topik yang dihadirkan tidak hanya tentang medis, tetapi juga nonmedis, seperti adaptasi dan transformasi layanan kesehatan gigi di masa pandemik, layanan yang memberikan kepuasan dan keselamatan pasien, serta outlook industri kesehatan gigi.

3. Upaya PB PDGI ini hadirkan rasa salut

Pameran Virtual PDGI, Menkes: Banyak Teknologi yang Bisa Dimanfaatkan Pameran Virtual PDGI (Dok. PB PDGI)

CEO dan co-founder Klinikoo Muhamad Andy Zaky menjelaskan, Klinikoo sebagai mitra penyelenggara berupaya menghadirkan pameran virtual yang memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta. Ia juga salut kepada upaya PB PDGI yang progresif ini.

"Kami sangat salut kepada PB PDGI yang sangat progresif. Ketua Umum Dokter Seno berupaya melakukan terobosan dan Klinikoo hadirkan melalui platform digital yang terintegrasi, mulai dari registrasi yang terhubung dengan sistem pembayaran perbankan, webinar, talk show, dan pameran virtual di dalam satu platform," ucap Zaky. 

Baca Juga: Persatuan Dokter Gigi Sambut Baik Vaksinasi COVID-19  

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya