Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah dalam waktu sepekan ini. Dia heran saban waktu ada kepala daerah yang tertangkap tangan.
"Masak kita saban tahun, saban bulan, disuguhi berita OTT terus. Kita kan berharap alangkah bagusnya kalau Indonesia itu itu praktik-praktik buruk di pemerintahan itu bisa kita atasi, bisa kita cegah. Untuk bisa itu, tentu kita harus cari sumber persoalannya itu apa?" kata Sarmuji kepada jurnalis, Rabu (11/3/2026).
Sarmuji mengajak semua pihak untuk merefleksikan diri atas kasus yang menjerat kepala daerah belakangan ini. Dia juga menyayangkan kepala daerah mulai dari Bupati Pekalongan, Bupati Rejang Lebong, Bupati Bengkulu beserta wakil bupatinya terjerat OTT KPK. Ia ingin permasalahan korupsi ini diberantas dari akarnya.
"Kita harus merefleksikan, kenapa kok OTT itu banyak? Kenapa praktik korupsi itu masih sering terjadi? Kan harus direfleksikan, supaya kita ini gak terjebak dalam berita-berita yang tidak menyenangkan," kata dia.
