Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sinkhole Lenteng Agung Diperbaiki, Dishub DKI Minta Truk Lewat Tol Dulu
Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)
  • Dishub DKI menutup Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok pada 1–2 Juni 2026 untuk perbaikan jalan amblas dan mengimbau truk serta kendaraan berat lewat tol.
  • Petugas disiagakan di titik Tapal Kuda dan Universitas Pancasila guna mengatur arus lalu lintas, sementara tujuh spanduk informasi dipasang di lokasi strategis.
  • Jalan amblas diduga akibat saluran air tua di bawah badan jalan yang rusak karena usia infrastruktur dan pengaruh musim hujan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada jalan di Lenteng Agung yang amblas karena pipa air di bawahnya sudah tua dan rusak. Petugas sedang memperbaikinya supaya aman lagi. Jalan ke arah Depok ditutup sebentar dari siang sampai pagi besok. Truk besar disuruh lewat tol dulu. Polisi dan petugas bantu orang putar balik, dan nanti jalan bisa dibuka lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penanganan cepat terhadap jalan amblas di Lenteng Agung menunjukkan koordinasi yang baik antara Dishub dan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Dengan penutupan sementara, pengalihan arus kendaraan, serta pemasangan tujuh spanduk informasi, pemerintah daerah berupaya menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan perbaikan berlangsung efisien tanpa mengganggu aktivitas warga terlalu lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meminta pengemudi truk dan kendaraan berat menggunakan jalan tol selama penutupan Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok pada Senin (1/6/2026) pukul 14.00 WIB hingga Selasa (2/6/2026) pukul 05.00 WIB.

Penutupan dilakukan untuk mendukung perbaikan jalan amblas di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang membutuhkan ruang kerja luas bagi petugas.

"Bagi truk atau lainnya, truk dan angkutan berat lainnya bisa melalui jalan tol," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, Senin (1/6/2026).

1. Siagakan petugas agar masyarakat bisa putar balik di jalur yang ditentukan

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Menurut dia, petugas akan disiagakan di sejumlah titik untuk mengarahkan arus kendaraan selama penutupan berlangsung. Masyarakat pengendara pribadi juga diminta melewati jalur yang sudah sediakan oleh petugas.

"Dan juga kami akan menyiapkan petugas di Tapal kuda dan juga di Putaran Universitas Pancasila. Jadi bagi masyarakat, pada pukul 14.00 yang ingin menuju ke arah Depok. Agar bisa berputar balik di Tapal Kuda atau di Universitas Pancasila. Dan menuju jalan Muhammad Khafi," ujarnya.

2. Ada tujuh spanduk disiapkan

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Dishub juga memasang tujuh spanduk pemberitahuan di sejumlah lokasi strategis guna memberikan informasi kepada pengguna jalan sebelum memasuki kawasan Lenteng Agung. Budi memastikan penutupan bersifat sementara dan akses jalan akan kembali dibuka pada Selasa pagi.

"Dan insya Allah akan kami jamin pukul lima pagi besok semua sudah bisa dilintasi kembali," ujarnya.

3. Jalan amblas diduga karena saluran air tua di bawah badan jalan

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Sementara, dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, arah Depok amblas diduga terjadi akibat saluran air yang sudah berusia tua di bawah badan jalan.

Kepala Suku Dinas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, mengatakan saluran tersebut merupakan infrastruktur lama yang mengalami penurunan kondisi konstruksi akibat musim hujan.

"Jalan amblas dengan lebar sekitar 3 meter tersebut diduga terjadi akibat kerusakan konstruksi saluran air yang berada di bawah badan jalan. Saluran tersebut merupakan infrastruktur lama yang mengalami penurunan kondisi konstruksi akibat musim hujan," ucap Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo, Jumat (29/5/2026).

Editorial Team

Related Article