Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sirine Gempa Menggema, Pegawai Balai Kota Jakarta Berhamburan Evakuasi
BPBD DKI Jakarta menggelar simulasi gempa di Balai Kota, Rabu (21/10/2026). (IDN Times/Dini suciatiningrum)
  • Puluhan pegawai Balai Kota Jakarta mengevakuasi diri ke titik aman setelah sirine dan peringatan simulasi gempa berbunyi pada Rabu pagi.

  • BPBD DKI menggelar latihan serentak di 500 lokasi, sekaligus pertama kali menerapkan aplikasi Earthquake Early Warning System BMKG untuk memberi waktu respons sekitar 30 detik.

  • Dalam simulasi, peserta menjalankan langkah drop, cover, dan hold on sebelum menuju titik kumpul; latihan akan dilakukan rutin untuk meningkatkan mitigasi gempa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (21/10/2026) pagi

Sirine dan peringatan gempa berbunyi di Balai Kota Jakarta. Pegawai di lantai enam mengevakuasi diri melalui tangga darurat menuju titik aman.

pukul 10.00

BPBD DKI Jakarta menerima informasi gempa dari BMKG, lalu sirine peringatan dibunyikan untuk memulai evakuasi.

Setelah 30 detik

Guncangan dinyatakan berhenti dan seluruh peserta diarahkan menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Simulasi kesiapsiagaan gempa bumi berlangsung, ditandai sirine dan peringatan gempa, lalu pegawai melakukan evakuasi ke titik kumpul.
  • Who?
    Puluhan pegawai Balai Kota Jakarta, BPBD DKI Jakarta, BMKG, serta Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat terlibat dalam simulasi.
  • Where?
    Simulasi dilakukan di Gedung Balai Kota Jakarta dan serentak di 500 lokasi, mencakup sekolah, kantor pemerintah, serta bangunan usaha.
  • When?
    Kegiatan berlangsung Rabu pagi, 21 Oktober 2026. BPBD DKI Jakarta menerima informasi gempa dari BMKG pada pukul 10.00.
  • Why?
    Latihan digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan penghuni gedung menghadapi gempa bumi dan mempraktikkan penyelamatan diri dengan informasi peringatan dini.
  • How?
    Setelah sirine berbunyi, peserta melakukan drop, cover, dan hold on selama sekitar 30 detik, lalu menuju titik kumpul melalui tangga darurat dan jalur evakuasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sirine gempa berbunyi di Balai Kota Jakarta. Banyak pegawai dari lantai enam turun lewat tangga darurat dan berkumpul di halaman. Ini bukan gempa sungguhan, tapi latihan. BPBD Jakarta memakai aplikasi peringatan gempa dari BMKG. Latihan juga dilakukan di 500 tempat dan akan diadakan lagi nanti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Simulasi di Balai Kota Jakarta menunjukkan kesiapsiagaan dapat dibangun melalui prosedur yang jelas, mulai dari peringatan dini, perlindungan diri, hingga evakuasi menuju titik aman. Penggunaan aplikasi peringatan gempa untuk pertama kalinya memberi ruang bagi pegawai mempraktikkan respons dalam waktu singkat, sementara pelaksanaan di 500 lokasi memperluas perhatian terhadap mitigasi bencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Suara sirine disertai peringatan gempa menggema di Gedung Balai Kota Jakarta, Rabu (21/10/2026) pagi.

“Saat ini Anda mengalami guncangan gempa intensitas tinggi. Jangan panik, tetap tenang,” demikian bunyi peringatan yang terdengar di gedung tersebut.

Puluhan pegawai yang berada di lantai enam bergegas menuju tangga darurat. Mereka turun melewati jalur evakuasi hingga tiba di halaman Balai Kota untuk berkumpul di titik aman.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan, simulasi penyelamatan diri itu menjadi bagian dari latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi yang digelar serentak di 500 tempat.

"Simulasi hari ini kita lakukan serentak di 500 lokasi bangunan gedung sekolah, bangunan kantor pemerintah, maupun bangunan usaha," ujar Maruli di Balai Kota.

1. Terapkan aplikasi early warning

BPBD DKI Jakarta menggelar simulasi gempa di Balai Kota, Rabu (21/10/2026). (IDN Times/Dini suciatiningrum)

Maruli mengatakan, simulasi ini juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 0044 Tahun 2026. Dia menegaskan, simulasi ini jadi pertama kali menggunakan aplikasi Earthquake Early Warning System BMKG .

"Aplikasi ini untuk memberikan informasi lebih dini kepada warga manakala terjadi gempa bumi. Kita mempunyai waktu kurang lebih 30 detik untuk bisa menyelamatkan diri kita masing-masing. Nah, hari ini kita mempraktikkan hal itu," ujar dia.

2. Pegawai lakukan evaluasi

BPBD DKI Jakarta menggelar simulasi gempa di Balai Kota, Rabu (21/10/2026). (IDN Times/Dini suciatiningrum)

Dia menerangkan, dalam simulasi tersebut BPBD DKI Jakarta menerima informasi gempa dari BMKG pukul 10.00, kemudian sirine peringatan bunyi untuk memperingatkan pegawai atau warga dalam gedung agar segera melakukan evakuasi.

"Jadi ada tiga langkah, yaitu pertama drop atau melindungi diri sendiri, kemudian melakukan cover dan juga hold on. Setelah 30 detik kondisi dinyatakan guncangan sudah berhenti, maka seluruhnya kita arahkan untuk bergerak menuju ke titik kumpul melalui jalur evakuasi yang sudah ada," kata dia.

3. Simulasi akan digelar rutin

BPBD DKI Jakarta menggelar simulasi gempa di Balai Kota, Rabu (21/10/2026). (IDN Times/Dini suciatiningrum)

Maruli mengatakan, simulasi bencana ini akan dilakukan secara berkala agar penghuni gedung lebih peduli sehingga bisa minimalisir dampak dari bencana.

"Kita akan lakukan lagi nanti secara rutin dan berkala. Supaya lebih banyak lagi ya masyarakat, gedung-gedung, penghuni gedung atau pemilik gedung yang lebih aware dengan bagaimana memitigasi ,kemudian mengurangi dampak daripada bencana gempa bumi," ucap Maruli.

Curated For You

Editorial Team

Related Article