Jakarta, IDN Times - Usai mengarungi lautan nyaris selama sebulan dari Italia, Kapal Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Indonesia pada Kamis, 17 September 2026. Saat memasuki wilayah perairan Indonesia, kapal Garibaldi dikawal oleh dua fregat yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. Selain itu, ada pula pesawat dari Puspenerbal yang ikut mengawal Garibaldi saat melintasi ALKI I.
Kapal yang merupakan hibah dari Pemerintah Italia itu nantinya akan dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di Tanah Air. Sebab, kapal tersebut mampu menampung 10 hingga 18 helikopter.
Selain itu, kapal induk yang sempat digunakan oleh Angkatan Laut Italia itu juga memiliki spesifikasi yang membuatnya mampu menjalankan berbagai misi operasi udara dan laut. Berdasarkan data Marina Militare atau Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk kelas Garibaldi dengan nomor lambung 551.
Kapal tersebut dibangun di galangan Cantieri Navali di Monfalcone, Italia, diluncurkan pada 20 Februari 1978 dan mulai bertugas pada 4 Juni 1983. Namun, kapal tersebut telah dipensiunkan oleh AL Italia sejak Oktober 2024.
Berikut spesifikasi dan kecanggihan kapal induk Garibaldi.
