Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suyudi Tiba di Istana Jelang Dilantik Sebagai Kapolri
potret Suyudi Ario Seto (bnn.go.id)
  • Komjen Pol Suyudi Ario Seto tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada 1 Oktober 2026 untuk rangkaian pelantikan sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

  • Komisi III DPR menyetujui pencalonan Suyudi secara aklamasi usai uji kelayakan dan kepatutan, sebelum pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

  • Dalam uji kelayakan, Suyudi menawarkan konsep continuity with correction serta menyoroti keluhan publik soal penanganan laporan, pungli, penyalahgunaan wewenang, transparansi perkara, dan no viral no justice.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Komjen Pol Suyudi Ario Seto tiba di Istana Kepresidenan menjelang pelantikannya sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
  • Who?
    Komjen Pol Suyudi Ario Seto akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akan digantikan dari jabatan Kapolri.
  • Where?
    Suyudi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • When?
    Suyudi tiba sekitar pukul 13.28 WIB pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan direncanakan berlangsung pada hari yang sama.
  • Why?
    Pelantikan dilakukan setelah Komisi III DPR menyetujui pencalonan Suyudi sebagai Kapolri secara aklamasi dalam uji kelayakan dan kepatutan.
  • How?
    Pencalonan Suyudi disetujui Komisi III DPR, kemudian ditetapkan DPR dalam rapat paripurna sebagai tahapan sebelum pelantikan oleh Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Suyudi Ario Seto datang ke Istana di Jakarta untuk jadi Kapolri baru. Ia akan menggantikan Listyo Sigit Prabowo. DPR sudah setuju memilih Suyudi. Presiden Prabowo Subianto rencananya akan melantiknya hari ini. Suyudi bilang ia mau meneruskan hal baik dan membetulkan masalah di polisi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelantikan Suyudi Ario Seto berlangsung melalui tahapan kelembagaan yang jelas, dari persetujuan aklamasi Komisi III DPR hingga agenda pelantikan presiden, sehingga kesinambungan kepemimpinan Polri tetap terjaga. Gagasannya untuk melanjutkan kebijakan sambil mengoreksi persoalan internal juga menunjukkan perhatian terhadap keluhan masyarakat mengenai layanan, transparansi, dan penyalahgunaan kewenangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menjelang pelantikannya sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Suyudi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.28 WIB. Kedatangan Suyudi ke Istana merupakan bagian dari rangkaian pelantikan dirinya sebagai Kapolri. Sebelumnya, Komisi III DPR telah menyetujui pencalonannya dalam fit and proper test pada Kamis pagi.

Dalam proses tersebut, Komisi III DPR menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi. Persetujuan itu kemudian menjadi bagian dari tahapan sebelum pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Suyudi menyampaikan gagasan continuity with correction, yakni melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan sembari melakukan koreksi terhadap hal-hal yang masih menjadi persoalan di internal Polri.

Dia juga menyinggung sejumlah keluhan masyarakat terhadap institusi kepolisian, termasuk persoalan kepastian penanganan laporan, pungutan liar, penyalahgunaan kewenangan, transparansi perkara, hingga fenomena no viral no justice.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto akan melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Hal itu disampaikan Puan dalam jumpa pers setelah DPR menggelar rapat paripurna pada Kamis (1/10/2026).

"Insyaallah hari ini rencananya Presiden akan segera melantik calon Kapolri yang tadi sudah ditetapkan oleh DPR sehingga tidak ada kekosongan terkait dengan Kapolri," ujar Puan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article