Comscore Tracker

Winston Utomo: Kunci Masa Depan Media Mampu Beradaptasi 

Cepat atau lambat media harus bisa beradaptasi

Jakarta, IDN Times - Founder dan CEO IDN Media Winston Utomo mengatakan, kunci masa depan media bukan terletak pada kontennya, tapi bagaimana media mampu beradaptasi dengan segala macam perkembangan termasuk teknologi.

Dalam pidatonya di acara Fortune Indonesia Summit 2022 yang digelar 18-19 Mei 2022 di Hotel Westin Jakarta dengan tema "The Future of Media", Winston mengatakan, dalam setiap fase media, konten tidak pernah berubah.

Baca Juga: Winston Utomo Ungkap 3 Cara Perusahaan Media Bisa Maju 

1. Kebutuhan akan konten selalu ada namun formatnya yang berubah

Winston Utomo: Kunci Masa Depan Media Mampu Beradaptasi Founder dan CEO IDN Media Winston Utomo

Winston kemudian menuturkan bagaimana cara IDN Media menghadapi arus perbedaan media konvensional dan media masa depan yang mengandalkan digitalisasi. Menurutnya, kedua format media ini tidak terlalu mengkhawatirkannya.

Ia dengan tegas mengatakan bahwa format konvensional dan masa depan sebetulnya tidak terlalu banyak perbedaan dari sisi konten.

Karena media dari dulu sampai sekarang tetaplah sama, kebutuhan manusia akan konten juga tidak akan berubah, yang berbeda adalah bagaimana cara masyarakat mengonsumsinya.

"The needs for content tidak pernah berubah, yang berubah adalah cara kita mengonsumsi konten tersebut," kata Winston.

Ia mengambil contoh, dahulu masyarakat mengonsumsi konten melalui koran, setelah itu tv, kemudian internet, lalu video. Kontennya tidak berubah, yang berubah adalah formatnya. Kunci semuanya, lanjut Winston, adalah adaptasi.

"Kita yang harus beradaptasi dengan perubahan format ini, jika kita tidak mau beradaptasi cepat atau lambat kita akan ketinggalan. Sebenarnya kedepannya akan berubah lagi konten formatnya, pasti akan berubah, bisa jadi yang lama ditinggalkan," ujar Winston.

2. Inovasi yang telah dilakukan IDN Media

Winston Utomo: Kunci Masa Depan Media Mampu Beradaptasi IDN Times/Rehuel ​Willy Aditama

Sebagai salah satu media yang hadir dengan konsep digital, Winston menyebutkan, sudah ada empat inovasi yang dilakukan IDN Media.

Pertama ada digital media yang mencakup Fortune, IDN Times, Popbela, dan Popmama.

"Bagaimana kita menyampaikan informasi ke user kita melalui platform digital," kata Winston.

Kedua, konten platform dengan aplikasi bernama IDN. Di dalam aplikasi ini tersedia berbagai macam berita dan tersedia juga live streaming.

"IDN ini kita ciptakan hopefully can became a super app content platform," ujar Winston.

Selanjutnya ada entertainment yang terdiri dari film, musik serta lainnya. Film Srimulat: Hil yang Mustahal, garapan kolaborasi antara MNC Pictures dan IDN Pictures sudah bisa disaksikan di bioskop.

"Yang terakhir adalah komersil, specifically membahas tentang konten kreator," ujar Founder IDN Media ini.

Winston kemudian menjabarkan tentang digital advertising pada televisi yang masih cukup besar, namun pada 3 tahun mendatang digital akan membalapnya. Kemudian ia melakukan research internal, di 2025 potential revenue yang didapatkan oleh konten kreator sama dengan potential revenue yang didapat oleh platform yang lebih besar seperti Facebook, Youtube, dan Google.

"Artinya apa? Based on the data, based on the number, content creator is a very promising industry," kata Winston.

Dengan adanya platform sekarang, menurutnya semua orang bisa membuat konten. "Everyone can become content creator," ujarnya. 

3. Lebih baik mulai duluan daripada terlambat

Winston Utomo: Kunci Masa Depan Media Mampu Beradaptasi CEO IDN Media Winston Utomo (IDN Times/Galih Persiana)

Flashback ke 2017, IDN sudah memasuki content platform dari awal 2017, dengan menggunakan kata milenial sebagai target utama ketika banyak yang belum paham istilah milenial.

"We want to invest early, go early than the market karena failure cost-nya lebih rendah," kata Winston.

Maka dari itu, pada aplikasi IDN sudah diluncurkan format konten live streaming.

"IDN melihat live streaming bukan hanya fitur, namun melihatnya sebagai format konten," ujar Winston.

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya