Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tancap Gas, Mensos Syaifullah Perbaiki DTKS di 100 Hari Kerja
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Wakil Mensos Agus Jabo di Kemensos. (Dok.Kemensos).

Jakarta, IDN Times - Perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi program prioritas 100 hari kerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf (GUs Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Pernyataan ini disampaikan menteri yang akrab disapa Gus Mensos, setelah menghadiri tasyakuran atas pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sekaligus memperkenalkan Wamensos kepada pegawai Kemensos.

“Tentu yang pertama, verifikasi dan validasi data. Kita akan konsolidasi, termasuk dengan kabupaten/kota agar DTKS kita itu lebih akurat,” ujarnya, Selasa (22/10/2024).

1. DTKS akan beroperasi 24 jam

daftar bansos online (YouTube.com/Pusdatin Kesos)

Gus Ipul mengatakan DTKS pada dasarnya beroperasi 24 jam. Ada dua saluran yang dapat digunakan masyarakat. Pertama, melalui usulan bupati/walikota, di mana masyarakat bisa mengajukan diri kepada kepala desa/lurah atau nama lain yang setingkat. 

"Kedua, masyarakat bisa berpartisipasi mengoreksi atau mengusulkan data melalui usul sanggah di aplikasi cekbansos.kemensos.go.id," paparnya.

2. DTKS dilengkapi foto KTP dan foto rumah

Sekjen PBNU, Syaifullah Yusuf (tengah) di kantor PBNU pada Selasa, 5 Agustus 2024. (IDN Times/Santi Dewi)

Menurut Gus Ipul, DTKS sudah menyediakan sistem kontrol yang cukup baik. Saat ini, DTKS dilengkapi dengan foto KTP dan foto rumah yang memungkinkan keadaan di lapangan dapat diverifikasi dan divalidasi, sehingga data yang tidak sesuai bisa dihapus. 

Verifikasi dan validasi juga dilakukan PT Pos sebagai penyalur, di mana petugas penyaluran yang datang ke rumah mengambil foto rumah penerima. Data PT Pos ini sudah terhubungan dengan sistem di DTKS. 

“Jadi dia datang ngirim ke alamat itu, ketemu sama orangnya di foto, ketemu sama rumahnya di foto. Sehingga ini kita punya data yang real tentang nama-nama yang sudah masuk dalam DTKS,” ujar Gus Ipul.

3. Gus Mensos menugaskan Wamensos dalam perbaikan DTKS

ilustrasi pengusulan Cek Bansos (YouTube.com/Pusdatin Kesos)

Meskipun sistem teknologi dan informasi DTKS sudah baik, Gus Ipul menekankan perbaikan tetap perlu dilakukan, mengingat DTKS sangat dinamis. 

Karena itu, Gus Ipul mengajak pemerintah daerah, baik di tingkat RT/RW, agar rajin melakukan pembaharuan data. Secara khusus, Gus Mensos menugaskan Wamensos dalam perbaikan DTKS.

Editorial Team

Related Article