Pemimpin Oposisi Venezuela Tuding Pemerintah Halangi Kepulangannya

- Maria Corina Machado menuduh pemerintah Venezuela menutup wilayah udara agar ia tak bisa pulang, setelah sebelumnya meninggalkan negara itu pasca klaim kemenangan Nicolas Maduro pada pemilu 2024.
- Machado yang kini berada di Panama City menyatakan niatnya kembali ke Venezuela untuk membantu korban dua gempa besar, meski penerbangan komersial menuju negaranya dibatalkan.
- Machado bersama Edmundo Gonzalez menyerukan bantuan internasional bagi korban gempa dan mengimbau warga memantau informasi resmi agar penyaluran bantuan berjalan cepat serta efisien.
Jakarta, IDN Times - Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, mengecam pemerintah Venezuela yang menghalanginya pulang pada Senin (29/6/2026). Ia menuding rezim Venezuela saat ini sengaja menutup wilayah udara untuk mencegahnya mendarat di Venezuela.
Machado merupakan sosok pemimpin oposisi yang berhasil meraih Nobel Perdamaian 2025. Ia terpaksa meninggalkan Venezuela usai klaim kemenangan mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada pemilihan presiden 2024.
1. Machado sebut penerbangan komersial ke Venezuela dibatalkan

Dalam video di media sosial, Machado menyampaikan bahwa saat ini berada di Panama City karena tidak dapat masuk ke Venezuela. Menurutnya, rezim Venezuela berusaha untuk mengubur kebenaran di negaranya.
“Mereka ingin mengubur kebenaran ketika rakyat Venezuela ingin mengubur kematian kami dengan kehormatan. Rezim ini sudah mengarah pada penutupan ekstrem penerbangan komersial menuju ke Venezuela untuk mencegahnya masuk,” terangnya, dikutip dari Democrata.
Machado menyebut, pembatalan seluruh maskapai penerbangan saat kondisi darurat tidak dapat dipahami. Ia mengaku siap pulang untuk mengabdi untuk rakyat Venezuela.
2. Machado berniat pulang ke Venezuela

Sehari sebelumnya, Machado sudah menyatakan akan pulang ke Venezuela dalam waktu dekat. Keputusannya ini setelah terjadinya dua gempa bumi besar di Venezuela dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 skala Richter.
“Waktunya sudah tiba. Prioritas saya adalah kembali ke Venezuela untuk menyelamatkan nyawa warga dan tentu membantu semua yang terdampak dan menderita akibat gempa,” tuturnya.
Pemimpin oposisi itu menyebut, tugasnya adalah menemani rakyat Venezuela dalam situasi sulit seperti ini. Menurutnya, kebersamaan dengan rakyat Venezuela penting untuk berbagi kekuatan dalam masa-masa sulit.
3. Machado dan Edmundo Gonzalez minta bantuan internasional untuk bantu korban gempa bumi

Pekan lalu, Machado dan pemimpin oposisi lainnya, Edmundo Gonzalez, meminta bantuan internasional untuk bantu korban gempa bumi di Venezuela. Keduanya menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban tewas dan solidaritas kepada seluruh warga Venezuela.
Keduanya meminta warga untuk tetap memperbarui media sosial dalam mengetahui informasi saluran bantuan. Menurutnya, kondisi darurat seperti ini penting untuk mengorganisir bantuan dengan cepat dan efisien karena setiap jam sangat berharga.


















