Comscore Tracker

Buku Arus Baru Ekonomi Indonesia Diluncurkan, Sejalan dengan Nawacita?

Peluncuran dihadiri Ma'ruf Amin

Jakarta, IDN Times - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghadiri peluncuran buku berjudul 'Arus Baru Ekonomi Indonesia' pada Selasa (13/11) malam. Buku tersebut berisi program-program ekonomi yang akan dicanangkan Ma'ruf jika terpilih pada Pilpres 2019.

Oya buku tersebut bukan ditulis Ma'ruf Amin lho, melainkan oleh M Azrul Tanjung, Mukhaer Pakkana, Ardhito Binada, Lukmanul Hakim, Sholahudin Al-Aiyub, dan Sutia Budi.

1. Peluncuran tak dilakukan di kampus dan instansi pemerintah

Buku Arus Baru Ekonomi Indonesia Diluncurkan, Sejalan dengan Nawacita?IDN Times/Irfan Fathurohman

Salah satu penulis, Azrul Tanjung, menyampaikan awalnya peluncuran memang ingin diadakan di kampus-kampus. Namun, mengingat Ma'ruf adalah calon wakil presiden saat ini, akhirnya rencana itu pun dibatalkan.

"Dengan berbagai pertimbangan buku ini kami launching malam ini. Tidak di kampus dan instansi-instansi pemerintah. Karena pada saat ini kiai adalah cawapres," kata Azrul di Hotel Grand Said, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).

Baca Juga: Ma'ruf Amin Klaim Suara di Jawa Barat Sudah di Atas Prabowo-Sandi

2. Penulis ingin buku dibedah dan dikritisi

Buku Arus Baru Ekonomi Indonesia Diluncurkan, Sejalan dengan Nawacita?IDN Times/Irfan Fathurohman

Azrul pun berharap, buku yang berisi program dari Ma'ruf itu bisa dibedah oleh kampus-kampus dan organisasi-organisasi lainnya. Terutama dalam pembahasan ekonomi syariah.

"Buku ini tidak semata-semata berbicara tentang ekomomi syariah. Bagaimana ekonomi syariah mewarnai kehidupan kita sehari-hari," ujar dia.

Dan ia pun meminta agar buku yang ditulisnya bersama tim lainnya bisa dikritisi, karena pemikiran tim yang berbeda-beda. Selain itu, Azrul juga mengatakan bahwa isi buku sejalan dengan program Nawacita II milik Jokowi.

"Apakah buku ini sejalan dengan Nawacita Jokowi? Tentu iya. Karena buku ini kita harapkan bisa saling mengisi," jelas dia.

3. Konsep ekonomi syariah bisa meningkatkan skala ekonomi

Buku Arus Baru Ekonomi Indonesia Diluncurkan, Sejalan dengan Nawacita?IDN Times/Irfan Fathurohman

Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Soetrisno Bachir, memaparkan bahwa Ma'ruf menjadi salah satu tokoh yang memperjuangkan ekonomi syariah. Menurutnya, konsep ekonomi umat atau syariah yang ada di dalam buku bisa menguatkan kemitraan antara pesantren, UMKM, dan organisasi-organisasi kemasyarakatan lainnya.

"Dengan konsep tersebut, akan terjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Meningkatkan skala ekonomi yang meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengatasi kesenjangan," kata Soetrisno di lokasi yang sama.

Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia tentunya memiliki potensi untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih baik, memiliki nilai dan berpihak pada rakyat," lanjut dia.

Baca Juga: Ma'ruf Amin Klaim Suara di Jawa Barat Sudah di Atas Prabowo-Sandi

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You