Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tingkatkan Kemampuan, 98 Ribu Guru Madrasah Ikut Uji Pengetahuan PPG
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar (dok. Kemenag)
  • Kementerian Agama menggelar Uji Pengetahuan PPG Batch 4 tahun 2025 diikuti 98.036 guru madrasah pada 21–22 Februari 2026, melibatkan 15 LPTK dan 2.454 pengawas.
  • Program ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo melalui transformasi pendidikan keagamaan, memastikan guru memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
  • Seluruh peserta dinyatakan lulus, menambah total guru bersertifikat menjadi 659.157 orang; mereka berhak atas Tunjangan Profesi Guru sesuai status ASN atau non-ASN.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) berupaya meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air. Salah satunya dengan menggelar Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sebanyak 98.036 guru madrasah ambil bagian dalam Uji Pengetahuan PPG Batch 4 tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung dari 21-22 Februari 2026. Para peserta tersebar di 15 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang menjadi tempat uji kompetensi. Ujian tersebut melibatkan 2.454 pengawas.

1. Dukung visi Presiden Prabowo

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar (dok. Kemenag)

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi guru madrasah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia unggul. Kemenag menerjemahkan visi tersebut melalui program Asta Protas dengan prioritas transformasi pendidikan keagamaan.

Kemenag ingin memastikan guru yang lulus benar-benar memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

“Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

2. Kemenag harap guru yang lulus memiliki kompetensi

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amin Suyitno (batik hijau (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menekankan pentingnya objektivitas dalam ujian ini. Dia berharap, guru yang lulus memiliki kompetensi yang baik.

“Kami ingin memastikan setiap Guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Saya berharap para peserta terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan pendidikan agama di semua satuan pendidikan,” kata Suyitno.

3. Capaian sertifikasi dan tunjangan profesi

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Semua peserta lulus dalam ujian tersebut. 98.036 guru pada batch ini akan menambah jumlah pendidik bersertifikat di lingkungan Kemenag. Total guru binaan yang telah tersertifikasi kini mencapai angka 659.157 orang. Angka ini menunjukkan percepatan signifikan dalam peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Para peserta yang lulus dan mengantongi sertifikat pendidik berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). Guru berstatus ASN akan mendapat tunjangan sebesar satu kali gaji pokok. Sementara, bukan ASN menerima Rp2 juta per bulan sesuai ketentuan.

Editorial Team