Jakarta, IDN Times - Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Jumat kemarin menggelar upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer Tahun Anggaran 2026 di Mabes TNI Cilangkap dengan tema 'TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju'. Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto yang memimpin upcara meminta operasi penegakan ketertiban harus diarahkan ke penguatan profesionalisme aparat penegakan hukum di lingkungan TNI.
"Pelaksanaan operasi tahun ini harus terus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalisme petugas maupun subyek hukum melalui pendekatan edukatif karena esensi operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan sekaligus penyelesaian pelanggaran hukum di lingkungan TNI," ujar Yusri di dalam keterangannya pada Sabtu (14/12/2026).
Ia menambahkan pesan dari Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, bahwa berdasarkan laporan pelaksanaan operasi tahun 2025 diklaim telah terjadi penurunan signifikan jumlah pelanggaran dibandingkan tahun 2024. Operasi gaktib menurun dari 456 pelanggaran pada 2024 menjadi 432 pelanggaran tahun 2025.
"Ini berarti turun sebesar 5,62 persen," katanya.
Sementara, operasi yustisi mengalami penurunan dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau berkurang sebesar 40,64 persen.
