Comscore Tracker

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah Umrah

Usulan Kemenag, umrah bakal menerapkan sistem satu pintu

Jakarta, IDN Times - Sebuah video terkait uang kertas rupiah senilai Rp50 ribu  bercap 'ADS' yang tidak laku dalam transaksi menjadi viral. Padahal uang itu baru diambil dari sebuah mesin ATM. Bank Indonesia pun angkat bicara.

Tak hanya soal viral uang bercap 'ADS', perhatian pembaca IDN Times sepanjang Senin 18 Oktober 2021 juga tersedot kepada sejumlah artikel menarik lain, seperti kecaman karena tidak berkibarnya bendera merah putih saat tim bulutangkis Indonesia memenangkan Piala Thomas, hingga ancaman Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan kepada 19 negara yang melarang masuknya WNI.

1. BI angkat bicara soal uang kertas bercap 'ADS' yang tak laku

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah UmrahIDN Times/Hana Adi Perdana

Sebuah video yang menampilkan uang pecahan Rp50 ribu dengan cap 'ADS' viral di TikTok. Dalam video tersebut, seseorang dengan akun @mommaadam mengaku tak bisa menggunakan uang tersebut untuk keperluan transaksi. Padahal uang tersebut baru diambil dari mesin ATM sebuah bank.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Junanto Herdiawan memastikan pemberian cap 'ADS' pada uang pecahan Rp50 ribu tersebut bukan dilakukan oleh BI. Selanjutnya baca di sini.

Baca Juga: Gerebek Perusahaan Pinjol, Polisi Pergoki Karyawan Edit Foto Asusila

2. Daftar lokasi ganjil genap di Jakarta, catat biar tak kena tilang

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah UmrahIlustrasi rambu ganjil genap (IDN Times/Aryodamar)

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan kembali aturan ganjil-genap hari ini, Senin (18/10/2021). Penerapan ganjil-genap pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

"Terkait jam operasional kita kembalikan kepada peraturan gubernur," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. Selanjutnya baca di tautan ini.

3. Umrah bakal satu pintu, jemaah dikarantina dulu sebelum terbang ke Arab Saudi

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah UmrahIlustrasi/Jemaah Umrah yang kembali melaksanakan Umrah Perdana di Makkah dalam Pandemik COVID-19 (Dok. KJRI Jeddah/Fauzy Chusny)

Kementerian Agama (Kemenag) tengah merencanakan skema umrah satu pintu di masa pandemik COVID-19. Para jemaah dari semua daerah nantinya hanya akan berangkat ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Tantangan umrah saat COVID, sehingga umrah akan dicoba satu pintu," ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab. Simak selengkapnya di link berikut.

4. Luhut ancam 19 negara yang larang WNI masuk dicoret dari daftar yang boleh berkunjung ke Indonesia

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah UmrahLuhut Binsar Pandjaitan. (IDN Times/Aryodamar)

Pemerintah membuka pintu kedatangan internasional untuk 19 negara di Bandara Ngurah Rai, Bali. Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta 19 negara tersebut juga membuka pintu bagi WNI.

Apabila tidak, ia menegaskan, pemerintah bakal mencoret negara tersebut dari daftar negara yang boleh masuk ke Indonesia. Negara mana saja yang melarang WNI? Selanjutnya baca di sini.

5. Kecaman tak ada merah putih berkibar di Piala Thomas

Heboh Uang Kertas Bercap 'ADS' hingga Rencana Karantina Jemaah UmrahDebutan di skuad Indonesia yang menangkan Piala Thomas 2020 (twitter.com/INABadminton)

Pebulu tangkis legendaris Indonesia, Taufik Hidayat, melempar kritik pedas untuk pemerintah. Kritikan Taufik dialamatkan pada fakta tidak diizinkannya Merah-Putih berkibar di podium tertinggi Piala Thomas 2020 dan digantikan bendera PBSI.

Padahal, tim beregu putra Indonesia sukses menaklukkan juara bertahan, China, dan membawa Piala Thomas kembali ke Tanah Air. Apa daya, sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) tak mengizinkan bendera Indonesia dikibarkan. Apa kata Taufik. Baca di sini.

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya