Comscore Tracker

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Persiapkan

Yuk simak tips dari salah satu diplomat terbaik bangsa

Jakarta, IDN Times- Berkarier sebagai diplomat hampir menjadi cita-cita banyak kawula muda. Sebab, pekerjaan seorang diplomat identik dengan melakukan aktivitas di luar negeri. Bagi generasi millenial, tantangan baru di negeri asing adalah hal yang selalu dinanti.

Nah, bagi kalian yang ingin menjadi seorang diplomat atau bekerja di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI Azis Nurwahyudi turut memberikan 5 tips dan trik supaya kamu berhasil dan sukses menjadi seorang diplomat. 

Sebagai informasi, Azis Nurwahyudi pernah bertugas di Republik Ceko, Belanda, dan Australia. Bahkan, dia menjadi salah satu diplomat yang meraih penghargaan lho di Praha, ibu kota Republik Ceko. Penasarankan apa saja kiat-kiat menjadi diplomat? Nih simak penjelasannya dari salah satu diplomat terbaik bangsa Indonesia!

1. Kemampuan menguasai bahasa asing

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu PersiapkanIDN Times/Vanny El Rahman

Hal pertama yang sangat lumrah bagi seorang diplomat adalah memiliki kemampuan menguasai bahasa asing. Perlu diingat bahwa bahasa Inggris saja tidak cukup. Karena bisa dibilang bahasa Inggris telah menjadi kebutuhan di era globalisasi, bukan sekedar anjuran. 

"Tentu pertama memiliki kemampuan bahasa asing. Selain bahasa Inggris harus ditopang oleh bahasa-bahasa PBB atau bahasa negara lain yang jarang dikuasai orang. Ini penting karena tugas diplomat adalah mewakili pemerintah di negara lain, jadi komunikasi harus lancar," terang Azis di sela kegiatan Friends of Indonesia yang mengundang 10 diplomat muda dari 10 negara berbeda. 

Baca juga: Intip 3 Syarat Ini sebelum Kamu Memutuskan Jadi Diplomat

2. Kemampuan menguasai pengetahuan umum

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu PersiapkanIDN Times/Vanny El Rahman

Sebagai representasi Indonesia di negara asing, seorang diplomat harus khatam terhadap selak-beluk negara asalnya. Tapi itu masih kurang. Seorang diplomat harus rajin membaca sehingga pengetahuan umumnya terus terbarui.

"Pengetahuan umum harus luas, dalam artian pengetahuan umum tentang sejarah bangsa, hubungan antar negara, pengetahuan tentang ekonomi, dan masih banyak bidang ilmu yang mendukung tugas diplomat lainnya," terang alumni Universitas Gadjah Mada itu. 

3. Kemampuan berbaur dengan lingkungan sekitar

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu PersiapkanPhoto by Nikita Vantorin on Unsplash

Selanjutnya, Azis menekankan bahwa diplomat harus siap ditugaskan kapan saja dan dimana saja. Sedini mungkin, bagi mereka yang ingin menjadi diplomat, harus belajar berbaur dengan lingkungan sekitar. 

"Seorang diplomat harus bisa cepat berbaur ya, karena mereka harus siap ditugaskan dimanapun. Berbaur termasuk gaya berpakaian. Dia harus bisa bertindak pantas untuk mewakili Indonesia," ujarnya. 

4. Kemampuan bekerja di bawah tekanan

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu PersiapkanWebsite

Terkait penugasan di luar negeri, tidak semua diplomat bertugas di negara yang aman. Banyak diplomat yang ditempatkan di daerah perang dan rawan konflik. Di sisi lain, mereka juga harus mampu bersaing dengan diplomat dari negara lain dalam upaya memperkenalkan negaranya masing-masing. 

"Diplomat sekarang gak bisa menye-menye, karena diplomat harus siap 'bertempur'. Mereka juga harus melindungi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Selain itu mereka harus siap ditempatkan di daerah rawan konflik, kalau mereka gak siap, mereka bisa syok," beber dia. 

5. Buang jauh-jauh kesan bahwa diplomat bekerja dengan dasi dan jas

Ingin Jadi Diplomat? Ini 5 Hal yang Harus Kamu Persiapkanhttp://hespokestyle.com

Terakhir, Azis mengingatkan bahwa bekerja sebagai diplomat tidak selamanya menggunakan dasi dan jas. Hal ini selaras dengan kesan yang beredar di masyarakat bila diplomat akan selalu bekerja di luar negeri. 

"Pemahaman orang itu kan diplomat pakai dasi dan jas, jalan-jalan ke luar negeri, jadi pejabat, tapi nyatanya tidak sesederhana itu, apalagi kalau bertugas di negara rawan. Sebagai perwakilan negara, melindungi WNI di negara lain adalah pekerjaan utama kami. Oh iya, perlu diingat juga kalau diplomat Kemlu itu juga bekerja di dalam negeri. Jadi tidak selamanya bekerja di luar negeri," pungkas Azis.

Bagi kamu yang bercita-cita menjadi diplomat, boleh banget nih diterapin tips dari Pak Azis.

Baca juga: Menlu Retno: Perempuan Juga Bisa Berkarir Jadi Diplomat

Topic:

  • Sugeng Wahyudi

Berita Terkini Lainnya