Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto diancam golok saat menertibkan PKL.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto diancam golok saat menertibkan PKL. (Dok. Istimewa)

Intinya sih...

  • Seorang pria membawa golok dan mengancam saat penertiban PKL di Bekasi Utara.

  • Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, tidak terlalu khawatir dengan ancaman tersebut, tapi lebih khawatir jika pelanggaran terus dibiarkan.

  • Tri Adhianto menyatakan bahwa respons mengancam dengan golok merupakan bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, diancam menggunakan golok oleh seorang pria saat sedang menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (8/2/2026) pagi.

Dalam video yang beredar, Tri Adhianto menertibkan PKL ditemani oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, dan Dandim 0507 Kolonel Arm Krisrantau Hermawan.

Peristiwa tersebut bermula saat sejumlah petugas Satpol PP sedang menertibkan reklame yang berdiri di atas saluran air. Setelah itu, petugas tersebut juga ingin menertibkan keranjang besi penyimpanan buah kelapa.

1. Seorang pria membawa golok dan mengancam

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diancam golok saat melakukan penertiban PKL. (Istimewa)

Saat ingin menertibkan keranjang besi, tiba-tiba seorang pria berkaos merah datang dan melakukan perlawanan. Bahkan, pria tersebut sempat masuk ke salah satu toko dan kembali dengan membawa golok.

Pria tersebut juga melontarkan kata-kata kotor ke arah petugas dan menenteng golok ke arah Wali Kota Bekasi.

Namun, peristiwa tersebut tidak berlangsung lama setelah Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Davis Busin Siswara, berhasil memenangkan pria berbaju merah tersebut.

Menanggapi hal itu, Tri Adhianto menyampaikan bahwa penertiban tersebut telah sesuai dengan prosedur.

"Tentu sudah ada imbauan sebelumnya, petugas jadi kami minta untuk dapat melakukan secara persuasif. Tugas saya memastikan negara hadir untuk menegakkan aturan," kata Tri saat dikonfirmasi, Minggu malam.

2. Khawatir jika pelanggaran dibiarkan

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diancam golok saat melakukan penertiban PKL. (Istimewa)

Tri menyampaikan, dirinya tidak terlalu khawatir dengan ancaman tersebut. Namun, dia lebih mengkhawatirkan jika masyarakat yang terbiasa melanggar terus dibiarkan.

"Saya bukan khawatir kepada goloknya, tetapi khawatir jika masyarakat sering melanggar peraturan dan ini akan menjadi kebiasaan. Lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar," kata Tri.

3. Bentuk akumulasi pembiaran

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diancam golok saat melakukan penertiban PKL. (Istimewa)

Dia juga menyampaikan, respons mengancam dengan golok merupakan bentuk ekspresi setelah bertahun-tahun dibiarkan melanggar.

Untuk itu, dia juga bakal sering melakukan penindakan kepada masyarakat yang tidak taat pada aturan.

"Nah kemarahan inilah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika nggak pernah ditindak," ungkap Tri.

Editorial Team