Comscore Tracker

Kang Emil Diminta Tingkatkan Kemenangan Golkar di DKI, Jabar, Banten

Target meningkat hingga 200 persen

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto meminta kepada Ridwan Kamil untuk meningkatkan kemenangan Golkar di wilayah Jawa 1. 

Adapun wilayah Jawa 1 terdiri dari Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat (Jabar). Ridwan Kamil sendiri saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum bidang penggalangan pemilih.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Jawa 1 di Pecenongan, Jakarta Pusat.

"Tentu kami meminta kepada Pak Ridwan Kamil untuk meningkatkan target-target tersebut. Dan tentunya pemilu tinggal hampir satu tahun sehingga tentu ini menjadi kesiapan dari seluruh fungsionaris Partai Golkar," kata Airlangga pada Rabu (25/1/2023) malam.

Baca Juga: Survei Algoritma: Elektabilitas PDIP Tertinggi, NasDem Kalahkan Golkar

1. Airlangga berharap Ridwan Kamil mampu dongkrak suara Golkar

Kang Emil Diminta Tingkatkan Kemenangan Golkar di DKI, Jabar, BantenKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto (kedua kiri) berfoto bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kanan), Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus (kanan), Wakil Ketua umum partai Golkar (Korbid Perekonomian) Agus Gumiwang (kiri) saat pertemuan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Adapun yang menjadi target Golkar ialah perolehan elektoral untuk kursi parlemen, baik di pusat maupun daerah. Namun target tersebut sebelum Ridwan Kamil bergabung menjadi kader Golkar. Airlangga berharap dengan gabungnya pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu mampu mendongkrak elektoral.

"Tadi dibahas mengenai target-target perolehan kursi di DPR RI, di DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten Kota dan target-targat yang ada ini tadi diumumkan target yang kita sudah siapkan sebelum Ridwan Kamil bergabung," ucap Airlangga.

Baca Juga: SMRC: Golkar Unggul Jika Usung Ganjar Ketimbang Airlangga Hartarto

2. Golkar sebut strategi pemenangan rahasia

Kang Emil Diminta Tingkatkan Kemenangan Golkar di DKI, Jabar, BantenKetua Umum Golkar Airlangga Hartarto (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Kendati demikian, Airlangga tak merinci lebih lanjut soal strategi Golkar meraih kursi di wilayah Jawa 1. Dia menegaskan target kursi parlemen yang diberikan Golkar didorong meningkat hingga 200 persen.

"Iya belum dihitung, jadi targetnya luar biasa tidak termasuk ada Kang Emil. Nah Teknis bagaimana caranya itu rahasia partai. Tapi yang paling penting lebih tinggi dari target ya," tutur dia.

"Dapat kita sampaikan bahwa kita coba putuskan 200 persen dari jumlah kursi DPR secara nasional sehingga dengan adanya rakornis diharapkan mereka sudah bisa langsung turun di masyarakat," sambung dia.

Baca Juga: Peluang Kang Emil Diajukan Jadi Cawapres Airlangga, Ace: Dia Tahu Diri

3. Gabungnya Ridwan Kamil dinilai bisa bawa dampak positif

Kang Emil Diminta Tingkatkan Kemenangan Golkar di DKI, Jabar, BantenKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) didampingi Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus (kanan) saat pertemuan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Sebelumnya, Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai, bergabungnya RK akan membawa dampak positif terhadap Partai Golkar, apalagi dengan posisinya sebagai politisi yang aktif menggunakan media sosial.

Menurut Arifki, bergabungnya RK ke Partai Golkar bakal memberi beberapa dampak. Pertama, Golkar yang pemilihnya identik dengan Orde Baru akan bergeser menarik ceruk suara lainnya, yakni pemilih muda. Mengingat pada Pemilu Serentak 2024 nanti, mayoritas pemilih berasal dari kalangan generasi milenial dan Z.

"Pertama, Golkar tentu memiliki segmen baru dalam memperlebar pemilihnya, karena secara infrastruktur pemilihnya selama ini masih terbentuk atas warisan Orde Baru, sehingga bergabungnya RK, pemilih pemula dan muda yang kategori Milenial dan Z tentu mudah kenal dengan Golkar," ucap dia dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023).

Di sisi lain, Ridwan Kamil juga dianggap sebagai sosok alternatif capres dan cawapres dari Golkar jika Airlangga gagal maju. Nilai jual dia sebagai Gubernur Jawa Barat dinilai punya basis suara yang sangat menjanjikan sebagai capres. Namun hal itu tentu kembali lagi ke keputusan partai.

"Kedua, Golkar memiliki alternatif lain capres atau cawapres, jika di tahun 2024 Airlangga gagal maju. Apalagi Jawa Barat sebagai basis suara kunci di Pilpes, bakal menguntungkan bagi Golkar atau capres yang diusungnya," kata Arifki.

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya