Jakarta, IDN Times - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menyampaikan analisis kebijakan terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace, sebuah inisiatif internasional yang baru ditandatangani di Davos. Dalam pernyataannya, Dino menilai pemerintah Indonesia perlu mencermati secara serius implikasi politik dan prinsip luar negeri dari keanggotaan tersebut.
Dalam video di Instagram-nya, Senin (26/1/2026), Dino mengatakan ia ingin menyampaikan empat ‘lampu kuning’ dari Board of Peace tersebut. Ia menegaskan, analisis ini penting bagi arah politik luar negeri bebas aktif Indonesia.
Menurut Dino, meskipun Board of Peace diklaim sebagai forum perdamaian global, terdapat sejumlah persoalan mendasar yang justru bertentangan dengan semangat keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan yang selama ini dijunjung Indonesia.
