Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang menghadiri pertemuan penting.
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (commons.wikimedia.org/Dan Scavino Jr.)

Intinya sih...

  • Amerika Serikat bakal keluar dari 31 organisasi internasional PBB dan 35 organisasi non-PBB.

  • Rencana Donald Trump keluar dari organisasi internasional menuai kecaman dari berbagai pihak.

  • Donald Trump tetap ingin memengaruhi pengambilan keputusan internasional.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times -  Donald Trump dikabarkan bakal menarik Amerika Serikat untuk keluar dari 66 organisasi internasional PBB dan non-PBB. Selain itu, Trump juga barencana menarik diri dari forum-forum internasional untuk kerja sama dalam bidang perubahan iklim, perdamaian, dan demokrasi.

Dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih pada Rabu (7/1/2026) malam waktu setempat, langkah ini dilakukan karena Trump menilai visi dan misi organisasi tersebut bertentangan dengan Amerika Serikat. Setelah resmi keluar, Trump juga bakal memotong pendanaan yang mengalir ke organisasi-organisasi tersebut. 

“Kami tak akan terus menghabiskan sumber daya, modal diplomatik, dan partisipasi kami di lembaga-lembaga yang tak relevan atau bertentangan dengan kepentingan kami,” kata Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, merespons rencana Trump keluar dari 66 organisasi internasional dilansir CNN

1. Amerika Serikat bakal keluar dari 31 organisasi internasional PBB dan 35 organisasi non-PBB

potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/David Dibert)

Dalam daftar yang diberikan Gedung Putih, Donald Trump bakal menarik Amerika Serikat keluar dari 31 organisasi internasional di bawah naungan PBB. Jumlah ini termasuk beberapa organisasi, seperti UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), UN Water, UN Oceans, UN Democracy Fund, dan United Nation Population Fund (UNFPA). 

Selain itu, Trump juga bakal menarik diri dari 35 organisasi internasional non-PBB. Daftar ini termasuk beberapa organisasi penting, seperti Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), International Institute for Democracy and Electoral Assistance, dan International Union for Conservation of Nature.

2. Rencana Donald Trump keluar dari organisasi internasional menuai kecaman dari berbagai pihak

potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (commons.wikimedia.org/The White House)

Rencana Donald Trump untuk menarik Amerika Serikat dari berbagai organisasi internasional menuai kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya dari mantan Menteri Luar Negeri dan utusan AS di bidang iklim, John Kerry. 

Kerry mengatakan, keputusan ini bakal mengurangi pengaruh AS dalam pengambilan keputusan internasional. Selain itu, ia juga menilai keluarnya AS dari organisasi internasional bisa berdampak buruk bagi presiden selanjutnya.

Menurut Kerry, langkah ini juga akan berpengaruh terhadap lingkungan. Sebab, keluarnya AS dari organisasi lingkungan, seperti UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), UN Water, dan UN Oceans bakal membuat negara lain bisa dengan bebas melanggar aturan lingkungan yang sudah diterapkan untuk skala internasional.

3. Donald Trump tetap ingin memengaruhi pengambilan keputusan internasional

ilustrasi pengambilan keputusan internasional (unspalsh.com/Matthew TenBruggencate)

Sejak awal menjabat pada Januari 2025 lalu, Donald Trump sebetulnya sudah menarik Amerika Serikat keluar dari berbagai organisasi penting. Beberapa di antaranya, seperti World Health Organization (WHO), Paris Climate Agreement, dan UN Human Right Council. Pengunduran diri AS dari WHO dijadwalkan pada 22 Januari 2026 mendatang.

Pada periode pertamanya, Trump sebetulnya juga sudah pernah mengundurkan diri tiga organisasi tadi. Namun, pengunduran diri AS dibatalkan saat Presiden Joe Biden mulai menjabat. 

Meski berencana keluar dari banyak organisasi, Trump ingin AS tetap berpengaruh dalam pengambilan keputusan skala internasional. Apalagi, untuk hal-hal yang bersifat strategis. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team