TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kebakaran Hutan di Aljazair, Puluhan Warga Tewas

Diduga akibat ulah manusia

Suasana kebakaran di Pegunungan Kabyle, Aljazair. (twitter.com/Norssine8)

Aljir, IDN Times - Kebakaran hutan terjadi di Aljazair bagian utara pada Selasa (10/8/2021) yang sudah menerjang area hutan beserta permukiman. Bahkan kebakaran kali ini juga menimbulkan korban jiwa termasuk di antaranya personel militer dan penduduk sipil di wilayah Kabyle. 

Sementara penyebab kebakaran hutan kali ini masih belum diketahui, tetapi terdapat indikasi bahwa kebakaran disebabkan oleh campur tangan manusia. Pemerintah Aljazair juga sudah membuka investigasi terkait kebakaran hutan ini. 

1. Sebabkan tewasnya 25 personel militer Aljazair

Kebakaran hutan yang terjadi di perkampungan dan pegunungan pada area timur ibu kota Aljazair sudah menyebabkan tewasnya 17 warga sipil. Bahkan di antara 42 korban tewas, terdapat 25 tentara yang diterjunkan dalam membantu memadamkan api juga ikut tewas akibat ganasnya kobaran api. 

Dilansir dari France24, Presiden Abdelmadjid Tebboune juga sudah mengumumkan belasungkawanya terhadap 25 tentara yang tewas setelah membantu menyelamatkan warga di Bejaiea dan Tizi Ouzou. Tebboune juga berkata, "Ini merupakan kesedihan mendalam atas tewasnya 25 tentara yang berhasil membantu 100 warga dari kobaran api di pegunungan Bejaia dan Tizi Ouzou."

Diketahui terdapat 50 titik api yang menyebar di seluruh area hutan di seluruh Aljazair sejak Senin (9/8/2021). Sementara Mendagri Kamel Beldjoud menuduh adanya pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran yang menyulut kobaran api, dikutip dari Reuters

Baca Juga: Kebakaran di Bolivia Hanguskan 150 Ribu Hektar Hutan

Dikutip dari Associated Press, area terdampak kebakaran merupakan wilayah Pegunungan Kabyle yang terletak 100 km bagian timur ibu kota Aljir. Kabyle selama ini dikenal sebagai wilayah pegunungan yang dihuni penduduk Berber yang selama ini menempati bagian utara negara Afrika Utara itu. 

Pasalnya titik api pada wilayah permukiman sangat sulit untuk diakses dan temperatur udara naik dengan begitu cepat serta sulitnya akses sumber air. Ketika berlangsungnya kebakaran, terdapat penduduk setempat yang berlari dan beberapa di antaranya mencoba untuk menahan laju api dengan menggunakan peralatan seadanya. 

Selain sulitnya akses menuju ke lokasi kebakaran, asap tebal yang membumbung ke udara juga menyulitkan petugas pemadam untuk mengontrol kobaran api, dikutip dari RT

Baca Juga: Aljazair: Ratusan Orang Sakit Usai Berenang di Pantai Tenes

Verified Writer

Brahm

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya