TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Adik Kim Jong Un Berniat Balas Korsel karena Sebarkan COVID-19 

Korut tuduh Korsel menyebarkan virus COVID-19

Saudara dari Kim Jong-un (Pemimpin Tertinggi Korea Utara), Kim Yo-jong. (Twitter.com/ShaolinTom)

Jakarta, IDN Times - Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, menuduh Korea Selatan (Korsel) sebagai negara yang menyebarkan COVID-19 ke Korut.

Baru saja, Kim Jong Un mengumumkan kemenangan negaranya melawan pandemik virus COVID-19. Korut juga telah sepenuhnya mencabut sejumlah peraturan terkait COVID-19.

Menurut media pemerintah Korut KCNA, sejak 29 Juli 2022, sudah tidak ada kasus yang dicurigai sebagai kasus COVID-19. Walaupun sejak awal negara komunis ini hanya menyebut virus COVID-19 sebagai virus ‘demam tinggi’.

Baca Juga: Kim Jong Un Umumkan Korut Bebas COVID-19 

1. Korut akan balas Korsel

Adik dari Kim Jong-un, Kim Yo-jong. (Instagram.com/kim_yo_jong1987)

Kim Yo Jong bahkan berniat untuk membalas Korsel karena membawa COVID-19 masuk ke Pyongyang.

“Saudara perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jing, menyalahkan Korsel atas wabah COVID-19 dan ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” sebut KCNA, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (12/8/2022).

Kim Yo Jong mengatakan, banyak negara termasuk WHO juga mengakui adanya penularan COVID-19 melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi.

2. Korsel mengirim selebaran dan balon

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menghadiri penyelesaian pabrik pupuk bersama adik perempuannya Kim Yo-jong di sebuah wilayah di bagian utara ibukota, Pyongyang. Gambar disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA), pada 2 Mei 2020. ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERS

Kim Jong Un juga pernah menyalahkan selebaran dan balon yang terbang dari Korea Selatan, yang dianggap sebagai penyebab wabah tersebut masuk ke Korut. Ia juga sempat mengalami gejala demam.

“Sangat mengkhawatirkan bahwa Korsel terus mengirim selebaran, uang, brosur dengan balon dan barang-barang lainnya ke wilayah kami,” ucapnya.

“Jika balon propaganda terus dikirimkan, kami akan merespons dengan memberantas virus dan juga otoritas Korsel,” tegas Kim Yo Jong.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya