Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Argentina Tingkatkan Penjagaan usai Serangan AS-Israel ke Iran
ilustrasi bendera Argentina (pexels.com/@pikeriel)
  • Presiden Argentina Javier Milei memerintahkan peningkatan penjagaan di lokasi sensitif setelah serangan AS dan Israel ke Iran, demi menjaga keamanan nasional dan komunitas Yahudi di negaranya.
  • Pemerintah memperkuat pemantauan intelijen, koordinasi antar lembaga, serta pengawasan perbatasan untuk mencegah ancaman teror seperti insiden 1992 dan 1994 yang diduga terkait Iran.
  • Milei menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris dan mendorong aliansi strategis jangka panjang dengan Amerika Serikat guna memperkuat kebijakan luar negeri serta keamanan nasional Argentina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Argentina, Javier Milei menginstruksikan peningkatan penjagaan di sejumlah bangunan sensitif di negaranya. Langkah ini dalam menanggapi serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran

“Kebijakan ini berlaku untuk semua situs sensitif di Argentina, termasuk fasilitas penting dan komunitas Yahudi. Ini untuk menjamin integritas hidup dan kebebasan hidup di dalam teritori nasional,” tuturnya, dikutip dari Buenos Aires Times, Senin (2/3/2026).

Hubungan Argentina dan Iran terus memanas dalam beberapa tahun terakhir. Pada Juni 2025, Milei bahkan menyebut Iran sebagai musuh Argentina dan mendukung penuh serangan Israel. 

1. Intelijen Argentina akan memonitor situasi dalam negeri

Milei mengatakan bahwa intelijen Argentina akan memonitor situasi secara permanen. Argentina juga bekerja sama dengan agensi internasional untuk memastikan pencegahan risiko dan andaman keamanan nasional. 

Tak hanya itu, penjagaan di perbatasan negara juga sudah ditingkatkan menyusul serangan AS ke Iran. Selain itu, informasi akan dikoordinasikan antara sejumlah lembaga negara, seperti Badan Intelijen Negara (SIDE), Kementerian Keamanan Nasional, Direktorat migrasi Nasional, dan Pasukan Keamanan Federal. 

Kebijakan ini ditetapkan untuk mencegah terulangnya serangan teroris di Kantor Kedubes Israel pada 1992 dan pemboman AMIA pada 1994 yang diduga dilakukan oleh Iran. Selain itu, Argentina dikenal sebagai negara dengan komunitas Yahudi terbesar di Amerika Latin. 

2. Argentina tetapkan IRGC sebagai organisasi teroris

Pada Januari, Milei sudah menetapkan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai organisasi teroris. Tak hanya IRGC, Argentina juga menetapkan 13 individu yang terkait dengan jaringan IRCG sebagai teroris. 

Dilansir Iran International, Presiden Argentina itu menyebut IRGC sudah melakukan pelatihan terorisme untuk menyerang negara lain. Menurutnya, Argentina sudah menjadi korban dalam peristiwa pemboman mengerikan tersebut. 

3. Milei dorong hubungan strategis dengan AS

Pada saat yang sama, Milei mengaku akan menyelesaikan masalah kebijakan luar negeri dan keamanan. Ia menyerukan aliansi strategis jangka panjang dengan AS dan masuk dalam kebijakan nasional. 

Dilansir Mercopress, presiden sayap kanan itu menggambarkan hubungan dengan AS tidak hanya sebatas ekonomi. Sebelumnya, AS dan Argentina sudah menyerukan perundingan perdamaian untuk memastikan suplai minyak global. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team