Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba, Bruno Rodriguez mengecam blokade energi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, 100 ribu pasien di Kuba, termasuk anak-anak tidak dapat dioperasi imbas krisis energi.
“Rata-rata bertahan anak-anak berkurang dari 85 persen menjadi 65 persen. Sekitar 100 ribu pasien, termasuk 12 ribu anak-anak menunggu operasi karena kurangnya pasokan listrik,” ungkapnya, dikutip dari EFE, Minggu (17/5/2026).
Beberapa bulan terakhir, Kuba mendapat tekanan besar imbas blokade AS. Alhasil, Kuba mengalami krisis energi terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
