Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kuba Tetapkan Harga Pasar untuk Penjualan BBM Eceran

Kuba Tetapkan Harga Pasar untuk Penjualan BBM Eceran
suasana di Havana, Kuba (unsplash.com/alexanderkunze)
Intinya Sih
  • Pemerintah Kuba menetapkan harga BBM mengikuti mekanisme pasar, memungkinkan tiap stasiun menentukan harga sendiri berdasarkan nilai mata uang asing dan kondisi pasokan.
  • Kementerian Keuangan dan Harga Kuba menegaskan kebijakan satu harga BBM dihapus karena fluktuasi ekonomi dan kelangkaan energi yang membuat sistem lama tidak berkelanjutan.
  • Sebagai respons krisis energi, Kuba mempercepat pemasangan panel surya dengan dukungan investasi China untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kuba mengumumkan bahwa penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang disesuaikan dengan harga pasar. Dengan ini, harga BBM di Kuba tidak lagi mengikuti harga tetap dan seragam di seluruh negeri. 

“Harga jual BBM akan mengikuti mata uang asing dan diperbarui entah itu turun atau naik. Ini sesuai dengan harga saat ini dan setiap stasiun pengisian BBM dapat menetapkan harga sendiri sesuai dari pemasok,” ungkap Kementerian Keuangan dan Harga Kuba, dikutip dari CiberCuba, Kamis (14/5/2026).

Beberapa bulan terakhir, Kuba dilanda krisis energi imbas blokade Amerika Serikat (AS). Namun, Kuba akhirnya menerima pasokan minyak mentah dari Rusia. 

1. Sebut tidak lagi mungkin menetapkan harga BBM seragam

Kementerian Keuangan dan Harga Kuba mengatakan, kebijakan ini akan dimulai pada Jumat (15/5/2026). Menurutnya, kebijakan satu harga di seluruh Kuba tidak bisa diterapkan kembali karena harga jual BBM fluktuatif dan tidak berkelanjutan untuk ekonomi Kuba. 

Dilansir EFE, pemerintah setempat mengungkapkan bahwa realitas dan situasi di Kuba sangat kompleks saat ini. Kelangkaan BBM di Kuba sudah membuat harga melonjak tajam sehingga sulit untuk dapat mempertahankan harga seragam dengan mata uang dolar AS. 

2. Kuba larang perusahaan swasta jual BBM

Selama ini, perusahaan energi swasta sudah menyewa stasiun pengisian BBM milik perusahaan negara di Kuba. Mereka menyewa untuk menyimpan solar dan bensin baik untuk logistik dan keamanan, serta sejumlah aspek lainnya. 

Akan tetapi, pemerintah Kuba melarang perusahaan swasta untuk menjual kembali BBM. Hingga kini, masih belum diketahui secara pasti apakah kebijakan tersebut masih berlaku atau sudah ditarik untuk meliberalisasi ekonomi negara Karibia tersebut. 

Beberapa bulan terakhir, Kuba sudah mengumumkan serangkaian kebijakan untuk membuka ekonominya. Havana juga memperbolehkan warga di luar negeri untuk berinvestasi kembali di negara asalnya. 

3. Kuba adakan revolusi panel surya imbas krisis energi

Setelah dilanda krisis energi yang semakin akut pada tahun ini, Kuba mengadakan revolusi surya panel tercepat. Penerapan revolusi ini berkat investasi dari China untuk pengadaan sejumlah besar surya panel di negara Karibia tersebut. 

Dilansir CNN, sejumlah pakar di Kuba mempercayai bahwa tekanan dari AS membuat Kuba memilih energi bersih untuk mengatasi masalah krisis energi. Hingga kini, Kuba masih bergantung pada bahan bakar fosil sebagai pasokan energi utama. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Related Articles

See More