Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump resmi mengevaluasi status perlindungan satwa liar pada Jumat (4/9/2026). Kebijakan ini berfokus pada pengkajian ulang status konservasi serigala abu-abu dan serigala Meksiko yang selama ini dilindungi oleh hukum federal.
Langkah peninjauan regulasi tersebut sontak memicu sorotan publik di tingkat nasional. Kalangan pemerhati lingkungan menilai potensi pemangkasan proteksi ini dapat mengancam keseimbangan ekosistem dan populasi satwa di alam liar.
