Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
AS-Israel Serang Iran, MUI Desak Indonesia Keluar dari BoP
Ketua Umum MUI Anwar Iskandar (Dok. MUI Jatim)
  • MUI mengecam keras serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dinilai bertentangan dengan UUD 1945 serta menimbulkan korban, termasuk wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
  • Serangan tersebut dianggap sebagai upaya melemahkan posisi Iran di kawasan dan mengurangi dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina di tengah konflik berkepanjangan dengan Israel.
  • MUI mendesak pemerintah Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) bentukan AS serta meminta PBB dan OKI mengambil langkah tegas menghentikan pelanggaran hukum internasional oleh AS dan Israel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel kepada Iran. Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar, mengatakan kutukan itu diberikan karena serangan AS bertentangan dengan UUD 1945.

"MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika," ujar Anwar Iskandar dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

1. Upaya memperlemah Iran dalam mendukung Palestina

Sebuah cuplikan video yang diambil dari rekaman yang dirilis oleh militer Israel pada 1 Maret 2026, menunjukkan apa yang mereka sebut sebagai serangan skala besar terhadap "markas besar rezim teror Iran" di Teheran, Iran pada 1 Maret. (HANDOUT /ISRAELI ARMY/AFP)

MUI menduga, serangan AS dan Israel merupakan upaya untuk melemahkan posisi Iran di kawasan. Selain itu, MUI juga menduga agar kekuatan Iran berkurang dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

"Dalam konteks konflik Israel–Palestina, MUI mendorong berbagai negara untuk menjadi juru damai guna menghentikan serangan militer yang berpotensi menjadi instrumen tekanan politik guna mengamankan dominasi regional Israel atas Palestina," kata dia.

2. MUI desak RI keluar dari BoP

Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam Board of Peace (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Dalam kesempatan itu, MUI mendesak pemerintah agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat.

"Amerika Serikat, yang tengah memainkan peran sentral dalam pengelolaan konflik Palestina melalui BoP, menghadapi pertanyaan besar yaitu apakah strategi tersebut sungguh diarahkan untuk perdamaian yang adil, atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina? Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina," ucap dia.

3. MUI dorong PBB dan OKI untuk merespons pelanggaran hukum internasional oleh AS-Israel

Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar UGC yang diposting di media sosial pada 28 Februari 2026 dan diverifikasi oleh tim AFPTV di Paris, menunjukkan orang-orang memeriksa kerusakan di lokasi dampak setelah serangan AS dan Israel di Teheran, Iran. (VARIOUS SOURCES/AFP)

Selain itu, MUI juga mendorong Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk melakukan langkah maksimal dalam menghentikan perang. Sebab, hukum internasional sudah dilanggar oleh Amerika Serikat dan Israel.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu. Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai operasi tempur besar-besaran. Pemimpin tertinggi Iran dikabarkan tewas dalam serangan tersebut.

Iran pun kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan pangkalan militer AS di kawasan teluk, termasuk sejumlah kota di Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait.

Editorial Team