Jakarta, IDN Times - Kepala Departemen Keamanan Negara (DHS), Kristi Noem mengumumkan program investigasi kepada imigran. Langkah ini sebagai bentuk perlindungan keamanan negara usai serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.
“Aksi DHS untuk menetralisir segala ancaman yang disebut sebagai jaringan teroris di AS menyusul operasi skala besar melawan Iran sejak Sabtu pekan lalu,” terangnya, dikutip dari EFE, Rabu (4/3/2026).
DHS menyebut, ancaman keamanan menyusul serangan ke Iran ini sangat mungkin terjadi di AS. Namun, serangan bukanlah skala besar melainkan serangan kecil dan operasi serangan siber kecil.
