Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)

Intinya sih...

  • AS dan Taiwan tandatangani Deklarasi Pax Silica untuk perkuat rantai pasok AI dan semikonduktor.

  • AS dan Taiwan dorong investasi bilateral terkait teknologi AI, sertifikasi komponen drone, dan pengelolaan mineral kritis.

  • Dialog ekonomi tingkat tinggi antara AS dan Taiwan berlangsung di tengah ketegangan dengan China.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pejabat senior Amerika Serikat (AS) dan Taiwan pada Selasa (27/1/2026), menggelar pembahasan mengenai peningkatan kerja sama di bidang kecerdasan buatan (AI), teknologi, dan pengembangan drone. Pembahasan ini dilakukan dalam sebuah forum tingkat tinggi yang pertama kali dibentuk pada masa pemerintahan Donald Trump.

Forum tersebut merupakan bagian dari Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi AS–Taiwan yang pertama kali digelar pada November 2020. Melalui forum ini, kedua pihak berupaya memperkuat kolaborasi ekonomi dan teknologi strategis di tengah meningkatnya persaingan global di sektor digital dan keamanan siber.

1. AS dan Taiwan tandatangani Deklarasi Pax Silica untuk perkuat rantai pasok AI dan semikonduktor

ilustrasi ukuran semikonduktor (pexels.com/Sergei Starostin)

AS dan Taiwan menandatangani Deklarasi Pax Silica, sebuah inisiatif yang bertujuan mengamankan rantai pasok AI dan semikonduktor, dalam pertemuan putaran keenam Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi AS–Taiwan.

Dialog ini dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS Bidang Ekonomi, Jacob Helberg, dan Menteri Ekonomi Taiwan, Kung Ming-hsin, yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Washington. Selain komitmen pada penguatan rantai pasok teknologi, kedua pihak juga membahas kerja sama keamanan ekonomi antara AS dan Taiwan.

“Taiwan adalah mitra esensial dalam inisiatif ekonomi penting ini, dengan sektor manufaktur canggihnya berperan krusial dalam mendorong revolusi AI,” menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS, dikutip Investing.

Diskusi dalam forum ini juga mencakup pembahasan tentang sertifikasi komponen drone, produksi dan distribusi mineral kritis, serta langkah-langkah bersama untuk mencegah paksaan ekonomi. Selain itu, kedua pihak menyoroti upaya menghapus hambatan pajak guna memperluas arus investasi bilateral dan memperkuat ekosistem industri strategis di kedua negara.

2. AS dan Taiwan dorong investasi bilateral

ilustrasi Taiwan (unsplash.com/Vas)

AS dan Taiwan membahas penguatan keamanan rantai pasok yang berkaitan dengan teknologi AI, sertifikasi komponen drone, serta kolaborasi dalam pengelolaan mineral kritis. Dalam pertemuan tersebut, Taiwan menjadi sorotan utama karena perannya sebagai produsen utama semikonduktor canggih yang menopang perkembangan teknologi AI global.

"Diskusi menyoroti kemajuan dalam merespons paksaan ekonomi, mengejar kerjasama timbal balik di negara ketiga, dan mengatasi hambatan pajak untuk meningkatkan investasi antara AS dan Taiwan," menurut pernyataan Departemen Luar Negeri AS, dilansir Devdiscourse.

Selain menjadi mitra strategis di bidang ekonomi dan teknologi, AS juga terus berperan sebagai pendukung internasional serta pemasok senjata utama bagi Taiwan di tengah meningkatnya tekanan dari China.

Dalam forum tersebut, Taiwan mendorong tercapainya kesepakatan penghindaran pajak berganda guna memperkuat arus investasi dua arah. Pada bulan ini, kedua negara juga sepakat menurunkan tarif ekspor produk Taiwan ke AS dan memperdalam kerja sama investasi di sektor semikonduktor sebagai langkah memperkuat hubungan ekonomi strategis.

3. Dialog AS–Taiwan digelar di tengah ketegangan dengan China

Toy Cranes di Taipei, Taiwan (unsplash.com/VernonRaineilCenzon)

Dialog ekonomi tingkat tinggi antara AS dan Taiwan berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, yang menentang setiap bentuk interaksi resmi antara pejabat AS dan Taiwan. Beijing menganggap hubungan semacam itu sebagai pelanggaran terhadap prinsip “satu China” dan urusan dalam negerinya sendiri.

Pemerintah Taiwan menolak klaim kedaulatan tersebut dan menegaskan bahwa rakyat Taiwan memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka tanpa tekanan eksternal. Forum ini pertama kali digelar pada masa pemerintahan Donald Trump, menandai kesinambungan kerja sama ekonomi dan teknologi antara Washington dan Taipei hingga saat ini.

Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal, AS tetap menjadi mitra utama Taiwan, baik dalam bidang teknologi maupun pertahanan. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat ketahanan ekonomi terhadap risiko dan ketidakpastian global.

Departemen Luar Negeri AS menegaskan sikap tersebut melalui pernyataan resminya, dengan menyebut bahwa Taiwan adalah mitra vital dalam inisiatif ekonomi dan keamanan yang dijalankan Washington.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team