Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) memutuskan menarik seluruh pesawat pembom jarak jauh dari pangkalan udara di Inggris pada Minggu (4/10/2026). Keputusan ini untuk menghindari ancaman terorisme yang menyasar pesawat tempurnya di Inggris.
Sebelumnya, Inggris sempat menangkap lima terduga teroris yang diduga menanam alat peledak di Pangkalan Udara RAF di Fairford. Namun, kelimanya dibebaskan bersyarat setelah belum ditemukan bukti alat peledak.
