kapal di Selat Hormuz (MC2 Indra Beaufort, Public domain, via Wikimedia Commons)
Pemerintah Oman membantah tuduhan AS. Duta Besar Oman untuk AS, Talal Alrahbi, menegaskan negaranya sama sekali tidak memiliki rencana untuk menerapkan sistem tol di Selat Hormuz.
Negosiasi antara Muscat dan Teheran selama ini diklaim hanya sebatas perumusan sistem manajemen perairan yang sesuai aturan. Oman juga berencana melibatkan Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum laut internasional.
Oman mengklaim pihaknya justru aktif memberikan bantuan navigasi hingga medis bagi banyak kapal asing sejak perang AS-Iran pecah. Menteri Informasi Oman, Abdulla al-Harrasi, menyatakan negaranya siap bekerja sama dengan AS untuk menstabilkan Selat Hormuz.
"Oman bersedia bekerja sama dengan Amerika Serikat dan semua mitra yang bertanggung jawab untuk mendorong stabilitas, mencegah gangguan, serta menjaga kepentingan strategis bersama kita," tutur Harrasi, dilansir Türkiye Today.