Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kembali Dilanda Banjir Bandang, Nepal Siap Saluran Bantuan Daruat
Ilustrasi banjir (Unsplash.com/‪Salah Darwish)
  • Banjir bandang di Sungai Budhi Gandaki, Distrik Gorkha, Nepal, menghanyutkan sekitar 35–40 rumah di Chumnubri serta merusak kamp pekerja dan fasilitas proyek PLTA Budhi Gandaki.
  • Arus deras meruntuhkan sedikitnya enam jembatan penting, melumpuhkan transportasi antarwilayah dan menghambat bantuan. Penyelidikan awal menduga pemicu banjir adalah bendungan alami akibat longsor yang jebol.
  • Militer Nepal mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi enam warga, mengirim makanan dan tenda. Tim pencarian menyisir sungai untuk sepuluh orang hilang, sementara peringatan siaga diperluas ke wilayah hilir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Banjir bandang melanda aliran Sungai Budhi Gandaki di Distrik Gorkha, Nepal, pada Minggu (11/10/2026). Luapan air bercampur lumpur tersebut menerjang dan merusak area permukiman warga di perbukitan.

Pemerintah setempat segera menyiapkan penyaluran bantuan darurat bagi masyarakat di sekitar lembah sungai. Sementara itu, tim gabungan terus memantau ketinggian air guna mengantisipasi potensi bahaya susulan.

1. Banjir bandang hanyutkan puluhan rumah warga di Chumnubri

Nepal van java (Instagram.com/cing_iko)

Luapan sungai menghanyutkan sekitar 35 hingga 40 rumah warga di Jagat Bagar, Salleri, dan Ghattikhola di Kotamadya Chumnubri saat warga sedang tidur lelap. Kenaikan debit air yang sangat cepat membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka.

Selain itu, terjangan air menyapu kamp pekerja serta merusak fasilitas proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Budhi Gandaki berkapasitas 341 megawatt di Salleri. Endapan lumpur dan batu-batu besar dari hulu melumpuhkan kegiatan operasional proyek listrik nasional tersebut.

2. Banjir bandang putuskan enam jembatan penting

Gambar satelit yang dirilis Vantor menunjukkan sebagian wilayah kota Timure, Nepal pada 1 Juli 2026. (SATELLITE IMAGE ©2026 VANTOR / AFP)

Arus deras meruntuhkan sedikitnya enam jembatan penting, termasuk jembatan gantung Nyakchet-Sirdibas, jalur Machhakhola-Kerauja, jembatan besi Soti, serta jembatan penghubung Gorkha dan Dhading di Aarughat. Putusnya akses ini melumpuhkan jalur transportasi antarwilayah sekaligus menyulitkan penyaluran bantuan darurat.

"Nepal kembali dilanda banjir parah dan saya sangat prihatin mendengar kabar bahwa jembatan penghubung Nyakchet dan Philim Bazaar hanyut tersapu air," kata Menteri Dalam Negeri Nepal, Sudan Gurung, dilansir The Kathmandu Post.

Penyelidikan awal menduga banjir dipicu oleh longsornya tebing di Siuribas yang sempat membendung aliran sungai sebelum akhirnya jebol. Luapan air yang datang mendadak mengejutkan warga karena sebelumnya tidak terjadi hujan deras.

3. Militer kerahkan helikopter untuk evakuasi korban banjir

bendera Nepal (unsplash.com/Samrat Khadka)

Militer Nepal mengerahkan sejumlah helikopter ke Jagat untuk mengevakuasi enam warga yang terancam longsor susulan, sekaligus mengirim bantuan makanan dan tenda darurat. Tim penyelamat juga terus menyisir tepi sungai untuk mencari sepuluh warga serta penggembala yang hilang kontak.

"Sepuluh orang dilaporkan hilang sejak banjir menerjang bagian utara distrik pagi ini, dan kami terus memantau pergerakan air," kata Asisten Kepala Pejabat Distrik Gorkha, Netra Prasad Sharma.

Status siaga tinggi kini diperluas hingga ke wilayah hilir Sungai Trishuli, meliputi daerah Chitwan dan Nawalparasi, akibat perubahan debit air yang dinilai membahayakan. Petugas keamanan pun berkeliling menggunakan pengeras suara untuk meminta warga segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article