Jakarta, IDN Times – Banjir besar yang melanda 23 provinsi di Thailand telah menewaskan sedikitnya 19 orang, dengan mayoritas korban meninggal akibat tenggelam dan sengatan listrik, menurut data Kementerian Kesehatan Thailand pada Senin (28/9/2026). Status zona bencana diberlakukan di seluruh Bangkok setelah hujan ekstrem mencapai hampir 300 milimeter dalam 48 jam.
Bencana tersebut turut merendam sekitar 580 ribu rumah di berbagai wilayah Thailand, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai 466 juta dolar AS (setara Rp8,39 triliun). Di Bangkok, limpasan banjir berdampak pada sekitar 700 ribu penduduk atau setara 329 ribu rumah tangga.
