Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan situasi darurat yang dapat berdampak pada jemaah umrah di Arab Saudi. Perwakilan Indonesia di negara tersebut telah menyusun rencana kontingensi yang akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah telah menyiapkan rencana kedaruratan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
“Perwakilan RI terkait, baik KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah telah menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan yang akan selalu disesuaikan dengan perkembangan di lapangan,” kata Heni dalam pernyataan tertulis, Kamis (15/10/2026).
Meski demikian, pelaksanaan ibadah umrah hingga saat ini masih berlangsung. Pemerintah Indonesia juga belum mengeluarkan imbauan untuk menghentikan keberangkatan jemaah umrah ke Arab Saudi.
