Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menlu Iran Siap Fasilitasi Dialog Arab Saudi dan Sanaa soal Yaman

2 min read
Menlu Iran Siap Fasilitasi Dialog Arab Saudi dan Sanaa soal Yaman
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (commons.wikimedia.org/Tasnim News Agency, Hamed Malekpour)
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menawarkan fasilitasi dialog Arab Saudi dan Sanaa saat membahas ketegangan kawasan dengan Menlu Saudi Faisal bin Farhan Al Saud.
  • Iran menilai krisis Yaman tidak dapat diselesaikan lewat pendekatan militer, menyerukan solusi politik, penghentian blokade, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan kemerdekaan Yaman.
  • Kementerian Kesehatan Sanaa melaporkan serangan udara Saudi di Distrik Shu’ub menewaskan seorang anak perempuan, melukai enam orang, dan merusak properti warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran siap memfasilitasi dialog antara Arab Saudi dan Sanaa, Yaman. Tawaran itu disampaikan saat ia berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud untuk membahas perkembangan terbaru di kawasan.

  1. 1. Iran nilai krisis regional tak bisa diselesaikan secara militer

    Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud
    Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud (commons.wikimedia.org/U.S. Department of State from United States)

    Dalam percakapan dengan Pangeran Faisal, Araghchi menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan regional. Ia menilai pendekatan militer yang mengabaikan penyelesaian politik justru akan memperumit krisis.

    Iran juga menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan dan kemerdekaan Yaman dari campur tangan asing. Teheran menyerukan diakhirinya blokade terhadap negara tersebut.

  2. 2. Serangan Saudi di Sanaa menewaskan seorang anak perempuan

    Kota Sanaa, Yaman
    potret Sanaa, Yaman (commons.wikimedia.org/Rod Waddington from Kergunyah, Australia)

    Kementerian Kesehatan Sanaa melaporkan bahwa serangan udara Arab Saudi di kawasan permukiman Distrik Shu’ub, Sanaa, pada Minggu (11/10/2026) menewaskan seorang anak perempuan dan melukai enam orang lainnya dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan besar pada properti warga di lingkungan padat penduduk.

    Juru bicara pemerintah Yaman, Omar al-Bukhaiti, mengecam serangan itu dalam pernyataan kepada Yemen News Agency (SABA). Ia menuduh serangan tersebut sebagai kejahatan genosida yang sengaja menargetkan sebuah keluarga Yaman. Menurutnya, serangan terhadap warga sipil itu merupakan pola yang berulang selama agresi Saudi terhadap Yaman yang telah berlangsung selama 12 tahun.

    Al-Bukhaiti juga mengecam organisasi-organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lantaran tidak mengutuk serangan tersebut. Ia menyatakan bahwa sikap diam mereka menunjukkan keterlibatan dalam penumpahan darah rakyat Yaman.

    Ia menyebut serangan itu sebagai kejahatan yang tidak akan terhapus oleh berjalannya waktu. Meskipun demikian, Al-Bukhaiti menegaskan bahwa serangan Saudi tidak akan mematahkan tekad rakyat Yaman untuk melawan agresi, mengakhiri blokade, dan mencapai kemerdekaan sepenuhnya.

  3. 3. Iran desak penghormatan terhadap kedaulatan Yaman

    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi
    Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (commons.wikimedia.org/Tasnim News Agency, Hamed Malekpour)

    Dilansir Al Mayadeen, Iran telah berulang kali menyerukan dimulainya kembali dialog mengenai Yaman dengan mengatakan bahwa masalah negara itu tidak dapat diselesaikan melalui blokade berkelanjutan ataupun konfrontasi militer.

    Kementerian Luar Negeri Iran pada 10 September 2026 mendesak pencabutan blokade Yaman yang disebutnya ilegal dan tidak manusiawi. Iran juga menegaskan bahwa kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas wilayah Yaman harus dihormati.

    Iran menilai stabilitas di Asia Barat dan kawasan Laut Merah tidak akan tercapai tanpa penghormatan terhadap hak dan martabat rakyat Yaman. Teheran juga mendesak agar dialog mengenai Yaman segera dilanjutkan sesuai dengan peta jalan yang telah disepakati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More