Jakarta, IDN Times - Media Barat melaporkan Selat Hormuz yang berada di wilayah Iran ditutup. Mereka kabarnya mengutip seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran (IRGC) terkait hal tersebut.
Tentu saja penutupan Selat Hormuz menjadi langkah bahaya. Pasalnya, hal tersebut bisa mencekik seperlima aliran minyak global dan membuat harga minyak mentah melonjak.
Media asing juga melaporkan, Iran akan menembaki kapal-kapal asing yang melintasi Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan di kala memanasnya eskalasi di Timur Tengah, utamanya antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Namun, benarkah Selat Hormuz ditutup? Benarkah perang Iran Vs AS dan Israel ini bisa membuat harga minyak dunia tak terkendali? Cek faktanya di sini!
