Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cegah Tragedi Itaewon, 4.500 Polisi Korsel Amankan Perayaan Halloween
Polisi (Unsplash.com/ev)
  • Kepolisian Seoul mengerahkan 4.594 personel pada 23 Oktober–1 November 2026 untuk mengamankan Halloween dan mencegah tragedi desak-desakan seperti Itaewon 2022.

  • Pengamanan difokuskan di Itaewon, Hongdae, Seongsu-dong, Myeong-dong, dan Ikseon-dong, dengan jalur pejalan kaki satu arah serta penutupan akses bila kepadatan melampaui batas aman.

  • Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas bertahap, memperkuat patroli, serta melarang kostum seragam polisi, senjata tajam tiruan, dan senjata api mainan demi mencegah kepanikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Kepolisian Metropolitan Seoul (SMPA) mengerahkan 4.594 personel untuk menjaga keselamatan warga dan mengatur kerumunan di sejumlah titik keramaian selama perayaan Halloween. Pengamanan ketat ini diterapkan guna mencegah terulangnya tragedi desak-desakan di Itaewon pada 29 Oktober 2022 yang menewaskan lebih dari 150 orang.

Pihak kepolisian menetapkan masa pengamanan khusus mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026. Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan massa di ruang terbuka sekaligus memastikan pergerakan pejalan kaki tetap terkendali.

1. Pengamanan di lima kawasan pusat keramaian Seoul

Polisi memfokuskan penjagaan di lima kawasan pusat hiburan dan perbelanjaan yang kerap dipadati pengunjung pada akhir pekan, yaitu Itaewon, Hongdae, Seongsu-dong, Myeong-dong, dan Ikseon-dong. Khusus di kawasan Itaewon yang jumlah pengunjungnya diperkirakan menembus lebih dari 100 ribu orang, Kantor Distrik Yongsan turut menerjunkan sekitar 2.550 petugas untuk menertibkan antrean tempat hiburan, pedagang kaki lima, serta barang yang menghalangi trotoar.

Selain itu, petugas memisahkan jalur pejalan kaki menjadi satu arah untuk akses masuk dan keluar sesuai tingkat kepadatan di lapangan. Polisi juga siap menutup akses masuk secara berkala apabila kerumunan warga di suatu titik sudah melampaui batas aman.

"Kami berupaya maksimal memastikan keselamatan warga di lapangan, terutama di kawasan yang padat pengunjung, agar masyarakat dapat merayakan acara dengan aman dan tenang," ujar pejabat kepolisian Seoul, dilansir Korea Herald.

2. Rekayasa lalu lintas bertahap di sejumlah jalan utama Seoul

Markas komando SMPA bersama 11 kantor polisi di ibu kota Korea Selatan tersebut menyiagakan 30 kompi polisi antihuru-hara, 120 tim patroli pencegahan kejahatan, 120 personel pasukan khusus, 99 detektif reserse, dan 765 petugas lalu lintas. Pengerahan personel ini dipadukan dengan pengaturan arus lalu lintas bersama Pemerintah Metropolitan Seoul dan pemerintah distrik setempat mulai 30 Oktober hingga 1 November mendatang.

Pengaturan kendaraan dipusatkan di sejumlah jalan utama, meliputi Itaewon-ro di Distrik Yongsan, Jandari-ro di kawasan Hongdae, Yeonmujang-gil di Distrik Seongdong, Jalan Myeong-dong di Distrik Jung, dan Donhwamun-ro 11-gil di Distrik Jongno. Rekayasa lalu lintas dilakukan dalam tiga tahap, mulai dari penertiban parkir liar, pembatasan sebagian lajur kendaraan demi mengamankan jalur ambulans, hingga penutupan jalan secara penuh jika kepadatan lalu lintas membahayakan pejalan kaki.

3. Larangan penggunaan kostum polisi dan senjata tiruan saat Halloween

Di samping mengatur kerumunan, polisi meningkatkan patroli di kawasan hiburan malam seperti Itaewon dan Hongdae guna mengantisipasi serangan senjata tajam secara acak. Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran warga pascainsiden penusukan di sebuah pusat perbelanjaan di Incheon pada 13 Oktober lalu yang melukai delapan orang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa atau mengenakan atribut kostum berupa senjata tajam tiruan, senjata api mainan, maupun seragam polisi agar tidak memicu kepanikan di tempat umum," imbau perwakilan kepolisian setempat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article