Jakarta, IDN Times - Hubungan antara dua kekuatan ekonomi terbesar Asia kembali memanas. Komando Teater Timur dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China mengonfirmasi bahwa gugus tugas angkatan lautnya, termasuk kapal perusak, melintasi perairan antara pulau Yonaguni dan Iriomote di Prefektur Okinawa, Jepang pada Rabu (22/4/2026).
Langkah ini dilakukan hanya beberapa hari setelah kapal perusak Pasukan Bela Diri Maritim (MSDF) Jepang berlayar melalui Selat Taiwan pada 17 April 2026, tindakan yang dikecam keras oleh Beijing sebagai 'provokasi yang disengaja', dilansir Asahi Shimbun.
China menegaskan bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan menyebut Selat Taiwan bukanlah perairan internasional, pandangan yang ditolak oleh banyak negara, termasuk Amerika Serikat (AS).
