Jakarta, IDN Times - China resmi melarang penggunaan handle atau gagang pintu tersembunyi pada kendaraan listrik (EV) mulai 1 Januari 2027. Langkah ini menjadikan Negeri Tirai Bambu sebagai negara pertama yang menghentikan desain kontroversial yang dipopulerkan oleh Tesla milik Elon Musk tersebut, demi alasan keamanan.
Kebijakan ini menyusul sejumlah insiden fatal, termasuk kecelakaan EV Xiaomi, di mana pintu gagal terbuka akibat pemadaman listrik.
Berdasarkan peraturan keselamatan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi pada Senin (2/2/2026), setiap mobil yang dijual wajib memiliki mekanisme pembuka mekanis di sisi dalam dan luar pintu, dilansir BBC.
