Jakarta, IDN Times – CCTV selaku penyiar negara China merilis rekaman publik perdana pada Sabtu (20/6/2026) yang memperlihatkan sistem rudal hipersonik Dongfeng-17 (DF-17) digunakan dalam latihan realistis. South China Morning Post (SCMP) melaporkan bahwa DF-17 merupakan kendaraan luncur hipersonik dengan kecepatan minimal Mach 5 atau lima kali kecepatan suara, sehingga sangat sulit dicegat sistem pertahanan rudal konvensional yang ada saat ini.
Dalam tayangan tersebut, peluncur bergerak yang berada di pinggir jalan melepaskan rudal secara vertikal di bawah komando Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Latihan gabungan itu berlangsung di fasilitas Pasukan Roket PLA di Gurun Gobi. DF-17 memiliki jangkauan sekitar 1.800 hingga 2.500 kilometer dan mampu menjangkau wilayah rantai pulau pertama hingga sebagian rantai pulau kedua yang memiliki arti strategis bagi keamanan kawasan antara pesisir China dan Samudra Pasifik.
