Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) dan Inggris, pada Senin (11/5/2026), menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat dan institusi Rusia yang dituduh secara sistematis mendeportasi dan mengindoktrinasi anak-anak Ukraina.
UE mengatakan, sanksi mereka menargetkan 16 individu dan 7 entitas Rusia yang terlibat dalam program indoktrinasi pro-Rusia terhadap anak-anak, termasuk kegiatan patriotik, pendidikan ideologis dan aktivitas berorientasi militer. Sanksi tersebut, yang mencakup pembekuan aset dan larangan perjalanan, disetujui oleh 27 negara anggota UE melalui koordinasi dengan Kanada dan Inggris.
"Penculikan anak-anak bukanlah hal yang kebetulan. Ini adalah kebijakan Rusia yang disengaja, sebuah serangan yang diperhitungkan terhadap masa depan Ukraina," kata diplomat utama UE, Kaja Kallas, dalam konferensi pers.
