Jakarta, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ekuador, John Reimberg mengumumkan penerjunan sekitar 75 ribu personel militer dan polisi ke empat provinsi paling terdampak kasus kekerasan. Operasi militer ini disebut yang paling kuat dibanding sebelumnya.
“Kami dalam peperangan. Kami menghimbau warga untuk tidak mengambil risiko keluar pada malam hari. Tetap berada di dalam rumah untuk keamanan,” terangnya, dikutip dari CBS News, Selasa (17/3/2026).
Reimberg mengatakan bahwa jam malam akan ditetapkan di empat provinsi pesisir, yakni Guayas, Los Ríos, Santo Domingo de los Tsáchilas dan El Oro. Aturan ini akan berlaku hingga 2 pekan ke depan.
