Jakarta, IDN Times - Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan istrinya, Cilia Flores, segera menghadapi proses hukum pidana baru dari penegak hukum Amerika Serikat. Perkara tambahan ini berkaitan dengan dugaan penyiksaan dan kekerasan fisik terhadap sejumlah tahanan di Caracas.
Langkah hukum lanjutan tersebut diperkirakan semakin memperberat posisi mantan pemimpin Venezuela itu di peradilan internasional. Penuntutan ini sekaligus menegaskan komitmen Washington untuk menindak tegas berbagai kejahatan yang merugikan keselamatan warga negaranya di luar negeri.
