Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Kamis (9/4/2026), memperingatkan bahwa beberapa rumah sakit di Lebanon kemungkinan akan kehabisan pasokan medis penting dalam beberapa hari kedepan. Kondisi ini terjadi akibat banyaknya korban jiwa imbas serangan besar-besaran Israel selama beberapa hari terakhir.
“Sebagian perlengkapan penanganan trauma sudah dalam kondisi terbatas, dan kami bisa kehabisan dalam beberapa hari,” kata Abdinasir Abubakar, perwakilan WHO di Lebanon, dikutip dari The Straits Times.
Perlengkapan yang dimaksud mencakup perban, antibiotik dan anestesi untuk merawat pasien yang mengalami cedera akibat perang.
