Jakarta, IDN Times - Sedikitnya sembilan jenazah perempuan ditemukan di pinggiran kota Johannesburg, Afrika Selatan, dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Penemuan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat akan kemungkinan adanya pembunuh berantai yang menargetkan perempuan.
Jenazah terbaru ditemukan di Dawn Park, Ekurhuleni, pada Kamis (17/9/2026). Polisi mengatakan bahwa seluruh korban, yakni perempuan berusia 20-30an, ditemukan dalam kondisi telanjang atau hanya mengenakan sebagian pakaian. Meski beberapa kasus tersebut memiliki kesamaan, penyidik belum dapat memastikan apakah kesembilan kematian itu saling berkaitan atau ada kemungkinan keterlibatan seorang pembunuh berantai.
"Para perempuan sangat ketakutan. Selama bertahun-tahun, para perempuan di sini telah mengubah cara hidup kami demi bisa bertahan hidup. Apa yang terjadi di Ekurhuleni semakin memperparah ketakutan tersebut," kata Sabrina Walter, pendiri Women For Change, organisasi nirlaba yang mengampanyekan perlawanan terhadap kekerasan berbasis gender dan femisida, dikutip CNN.
