Jakarta, IDN Times – Sebuah insiden terjadi di Laut Hitam sehari sebelum pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden China, Xi Jinping. Angkatan Laut (AL) Ukraina melaporkan sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) Rusia menghantam kapal kargo milik China di lepas pantai Odesa pada Senin (18/5/2026).
Kapal yang terkena serangan adalah KSL Deyang berbendera Kepulauan Marshall dengan seluruh awak berkewarganegaraan China. Menurut AL Ukraina, kapal tersebut sedang kosong dan bergerak menuju Pelabuhan Pivdennyi untuk memuat konsentrat bijih besi, sementara seluruh kru berhasil memadamkan api sendiri sehingga kapal tetap melanjutkan pelayaran dengan kerusakan ringan tanpa korban luka.
