Jakarta, IDN Times - Dua ledakan terpisah mengguncang wilayah Iran pada Sabtu (31/1/2026) dan menewaskan sedikitnya lima orang. Pejabat setempat memastikan insiden di kota pelabuhan Bandar Abbas dan kota Ahvaz itu dipicu oleh kebocoran gas, bukan serangan militer.
Ledakan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Washington menyusul ancaman pengerahan armada militer oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Otoritas Iran menepis rumor di media sosial terkait dugaan serangan terhadap komandan Garda Revolusi (IRGC).
