Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Eks Komisioner HAM PBB Navi Pillay Raih Nobel Perdamaian 2026
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan ketua Dewan HAM PBB Navanethem “Navi” Pillay (twitter.com/PresidencyZA)
  • Navanethem ‘Navi’ Pillay meraih Nobel Perdamaian 2026 atas kontribusinya dalam hukum internasional, pembelaan HAM, dan promosi perdamaian.

  • Pillay memiliki pengalaman sebagai hakim di lembaga peradilan internasional serta pernah menjadi Komisaris Tinggi PBB untuk HAM.

  • Penghargaan tersebut akan diserahkan pada 10 Desember 2026 di Oslo, dengan hadiah uang 12 juta krona Swedia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2008–2014

Navi Pillay menjabat sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

Jumat (9/10/2026)

Komite Nobel Norwegia mengumumkan Navi Pillay sebagai penerima Nobel Perdamaian 2026 di Oslo, Norwegia.

10 Desember 2026

Navi Pillay dijadwalkan menerima penghargaan dalam upacara penganugerahan di Oslo, Norwegia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Navanethem ‘Navi’ Pillay meraih Nobel Perdamaian 2026 atas kontribusinya dalam pengembangan hukum internasional, pembelaan HAM, dan promosi perdamaian.
  • Siapa?
    Navanethem ‘Navi’ Pillay, ahli hukum dan pengacara HAM asal Afrika Selatan.
  • Di mana?
    Komite Nobel Norwegia mengumumkan penghargaan di Oslo, Norwegia. Upacara penganugerahan juga dijadwalkan berlangsung di Oslo.
  • Kapan?
    Penghargaan diumumkan Jumat (9/10/2026) dan dijadwalkan diberikan pada 10 Desember 2026.
  • Mengapa?
    Pillay mendapat penghargaan atas kiprahnya dalam pengembangan hukum internasional, pembelaan HAM, dan upaya mempromosikan perdamaian.
  • Bagaimana?
    Pillay terpilih dari 287 kandidat, terdiri dari 208 individu dan 79 organisasi, lalu akan menerima penghargaan dalam upacara penganugerahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Navi Pillay mendapat Nobel Perdamaian 2026 karena lama membela hak asasi manusia dan membantu hukum internasional. Ia pernah bekerja di pengadilan dunia dan menjadi pejabat PBB. Komite Nobel mengumumkannya di Oslo. Pillay akan menerima penghargaan pada 10 Desember 2026, bersama hadiah uang 12 juta krona Swedia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penghargaan ini memberikan pengakuan global terhadap kiprah panjang Navi Pillay dalam hukum internasional, perlindungan HAM, dan perdamaian. Rekam jejaknya di lembaga peradilan internasional serta PBB menunjukkan bahwa kontribusi di bidang tersebut mendapat perhatian melalui salah satu penghargaan perdamaian paling penting.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Ahli hukum dan pengacara hak asasi manusia (HAM) asal Afrika Selatan, Navanethem ‘Navi’ Pillay, meraih Nobel Perdamaian 2026. Komite Nobel Norwegia mengumumkan penghargaan tersebut di Oslo, Norwegia, sebagai pengakuan atas kiprah panjang Pillay dalam memperjuangkan perdamaian dan hukum internasional.

Dikutip dari laman resmi Nobel Perdamaian, Jumat (9/10/2026), Pillay mendapat penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan hukum internasional, pembelaan terhadap HAM, serta upaya mempromosikan perdamaian. Ia memiliki rekam jejak panjang di lembaga peradilan internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pillay pernah menjabat sebagai hakim di Pengadilan Kriminal Internasional untuk Rwanda dan Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC). Ia juga pernah menduduki posisi Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia pada periode 2008–2014.

Pengalamannya di berbagai lembaga internasional menjadi bagian penting dari perjalanan karier Pillay dalam bidang hukum dan perlindungan HAM. Melalui penghargaan ini, kiprahnya dalam memperjuangkan hukum internasional dan perdamaian mendapat pengakuan di tingkat global.

Nobel Perdamaian 2026 dipilih dari total 287 kandidat, yang terdiri dari 208 individu dan 79 organisasi. Pillay terpilih sebagai penerima penghargaan tahun ini atas kontribusinya dalam bidang hukum internasional, pembelaan HAM, dan promosi perdamaian.

Pillay dijadwalkan menerima penghargaan tersebut dalam upacara penganugerahan pada 10 Desember 2026 di Oslo, Norwegia. Nobel Perdamaian tahun ini disertai hadiah uang sebesar 12 juta krona Swedia, atau sekitar 1,2 juta dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article