Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI periode 2009–2014 Marty Natalegawa menegaskan, Indonesia telah lama mengakui kemerdekaan Palestina. Ia mengingatkan, sikap tersebut merupakan bagian dari komitmen historis Indonesia dalam diplomasi internasional.
Menurut Marty, Indonesia memberikan pengakuan terhadap Palestina pada 16 November 1988, hanya sehari setelah deklarasi kemerdekaan Palestina yang disampaikan Yasser Arafat di Aljazair pada 15 November 1988.
“Nah tetapi, sebetulnya Indonesia sendiri sudah mengakui kemerdekaan Palestina tanggal 16 November 1988, satu hari sesudah proklamasi kemerdekaan oleh Yasser Arafat di Aljazair,” kata Marty, dalam program Real Talk with Uni Lubis, Rabu (13/2/2026).
Ia menambahkan, Indonesia termasuk salah satu negara pertama yang memberikan pengakuan terhadap Palestina. Hubungan diplomatik resmi antara kedua pihak juga dibuka pada 19 Oktober 1989.
“Indonesia termasuk negara pertama yang memberikan pengakuan dan pendukung kuat kedatangan Palestina,” ujarnya.
Marty menegaskan sejak saat itu, Indonesia telah memandang Palestina sebagai negara merdeka.
