Jakarta, IDN Times - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) resmi memberikan izin edar untuk Veppanu (vepdegestrant) pada Jumat (1/5/2026). Obat kanker payudara ini dikembangkan bersama oleh Pfizer dan Arvinas khusus untuk pasien kanker stadium lanjut dengan mutasi genetik tertentu.
Keputusan ini menjadikan Veppanu sebagai obat pertama berteknologi proteolysis-targeting chimera (PROTAC) yang disetujui oleh FDA. Persetujuan ini memberikan tambahan pilihan pengobatan bagi pasien yang sebelumnya memiliki keterbatasan alternatif terapi.
