Jakarta, IDN Times — Otoritas Filipina menangkap 241 warga negara asing (WNA), dengan sebagian besar warga China, dalam penggerebekan di dua lokasi yang diduga menjadi pusat operasi judi online (judol) ilegal di Mindanao, Jumat (2/10/2026). Biro Imigrasi Filipina menyebut operasi tersebut sebagai penggerebekan terbesar terhadap operator Philippine Offshore Gaming Operators (POGO) sepanjang 2026.
Penggerebekan dilakukan oleh militer bersama sejumlah lembaga penegak hukum. Selain menangkap ratusan WNA, petugas juga menyita sejumlah besar peralatan komputer, telepon seluler, laptop, dan kartu SIM.
Pemerintah Filipina kini menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan manusia terhadap sejumlah orang yang ditangkap. Sementara itu, WNA lainnya akan diproses untuk dideportasi.
