Jakarta, IDN Times - Perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4/2026) pagi setelah berlangsung lebih dari 21 jam. Pembicaraan ini menjadi yang pertama sejak perang pecah enam minggu lalu dan menjadi kontak tingkat tinggi pertama sejak Revolusi Islam 1979.
Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Washington menyatakan, Iran menolak syarat yang diajukan Amerika Serikat. Ia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan sebelum meninggalkan Pakistan menuju Washington.
“Iran telah memilih untuk tidak menerima syarat kami,” kata Vance, dikutip dari Time Magazine, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, “Saya pikir itu kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk dibandingkan bagi Amerika Serikat.”
Meski negosiasi berakhir tanpa hasil, kedua pihak sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan untuk memberi ruang bagi diplomasi. Namun, perbedaan mendasar kembali menghambat tercapainya kesepakatan.
